Pemilu 2024 Sulteng

Bawaslu Sigi Ajak Kaum Perempuan Awasi Politik Uang Pemilu 2024

Bawaslu Kabupaten Sigi Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu pada Pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2024

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
salam
Bawaslu Kabupaten Sigi Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu pada Pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2024 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Bawaslu Kabupaten Sigi Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu pada Pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2024.

Tema Sosialisasi tersebut adalah Perempuan Berdaya Mengawasi bertempat di Pemancingan Nagaya, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sigi Dewi Tisnawaty menuturkan, Peserta Sosialisasi kali ini sebanyak 50 perempuan.

"Kita meningkatkan partisipasi masyarakat dan hari ini kita melibatkan 50 orang perempuan dengan tema perempuan berdaya mengawasi, Karena memang faktanya dilapangan yang menjadi sasaran politik uang kebanyakan perempuan sehingga kita meningkatkan partisipasi perempuan untuk melakukan proses pengawasan terhadap seluruh tahapan penyelenggara pemilu," ujar Dewi Tisnawaty, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Novalina Wiswadewa Terpilih jadi Sekda Sulawesi Tengah, Sebelumnya Jabat Kepala Dinas KIPS Sulteng

Komisioner Bawaslu Sigi itu menjelaskan, nantinya diharapkan perempuan di Kabupaten Sigi khususnya dapat menjadi mata dan telinga penyelenggara pemilu dalam melakukan tahapan pengawasan. 

"Harapannya mereka bisa menjadi mata dan telinga kita untuk bisa melakukan proses pengawasan juga karena memang partisipasi masyarakat ini juga diatur dalam undang-undang, " jelas Koordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat.

Kata Dewi, Partisipasi masyarakat itu dilakukan dengan tidak melakukan kegiatan merugikan atau menguntungkan satu calon serta mengawasi proses politik uang.

"Jadi mereka juga melakukan pengawasan dan itu kewajiban jadi bukan hanya Bawaslu melakukan pengawasan tapi masyarakat itu diharapkan bisa mengontrol dan pengawasan terhadap penyelenggara pemilu agar pemilu yang kita harapkan seperti jujur, adil, tanpa kecurangan itu bisa terwujud," tuturnya. 

Ia pun berharap semua elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam proses pengawasan seluruh tahapan pemilu.

Pemateri dalam Sosialisasi tersebut adalah Mantan Kepala Ombudsman Sulawesi Tengah, Sofyan Farid Lembah. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved