Jumat, 17 April 2026

Amalan Puasa

Tata Cara Bayar Utang Amalan Puasa Ramadhan Lengkap Tips Tetap Bugar Saat Berpuasa

Puasa Qadha adalah salah satu cara mengganti utang puasa Ramadhan. Berikut Tips agar tubuh tetap bugar saat menjalankan Amalan Puasa Qadha.

Shutterstock
ILUSTRASI PUASA. Puasa Qadha adalah salah satu cara mengganti utang puasa Ramadhan. Berikut Tips agar tubuh tetap bugar saat menjalankan Amalan Puasa Qadha. 

TRIBUNPALU.COM - Wajib dilunaskan, Inilah tata cara bayar utang Amalan Puasa Ramadhan.

Diketahui melakasanakan Amalan Puasa Qadha adalah salah satu cara mengganti utang puasa Ramadhan.

Berikut Tips agar tubuh tetap bugar saat menjalankan Amalan Puasa Qadha jelang Puasa Ramadhan 2023.

Amalan Puasa Qadha adalah puasa yang dilakukan oleh seseorang untuk mengganti puasa wajib yang ditinggalkan, atau karena satu hal yang membuat seseorang batal puasa wajibnya, tetapi tidak ada unsur kesengajaan.

Bagi umat Islam yang meninggalkan puasa wajib, dianjurkan untuk membayar sesegera mungkin agar tidak melupakan jumlah puasa yang terlewat dengan Puasa Qadha atau dengan membayar Fidyah.

Jika tak berpuasa, maka wajib untuk menggantinya.

Namun beberapa golongan justru diperbolehkan untuk tidak berpuasa.

Apabila Anda memiliki utang puasa Ramadan, alangkah lebih baiknya untuk segara menggantinya.

Berikut Niat Puasa Qadha

Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.

Artinya: “Saya niat berpuasa untuk mengganti puasa Ramadhan karena Allah Ta'ala.”

Tata Cara Membayar Fidyah

Ustaz Abdul Somad menjelaskan lebih detail tentang cara untuk membayar utang puasa dengan Fidyah.

Pemuka agama asal Silo Lama, Sumatera Utara ini mengatakan jika tak bisa membayar dengan puasa, bisa dengan memberikan masakan.

Karena pada dasarnya membayar Fidyah ini dnegan cara memberikan masakan.

"Kalau tak sanggup berpuasa makan boleh membayar Fidyah dengan cara Anda memasak, dan mengantarkan masakan.

Karena pada dasarnya adalah masakan," sambung penceramah yang akarab disapa UAS itu.

Lebih lanjut ia membeberkan apabila tidak bisa membayar dengan masakan, maka bisa memberikan Fidyah kepada orang yang tidak mampu.

Namun jika tetap tidak bisa membayarnya dengan besar, maka utang puasa yang dibayar dengan Fidyah bisa dilakukan melalui uang yang nilainya sama dengan harga beras.

"Apabila tidak bisa dengan beras, maka uangkan besar itu senilai dengan harganya," tandasnya saat berceramah di depan jemaah.

Ia mengatakan batasan membayar Fidyah minimumnya ialah satu mud atau 7,5 ons.

Walaupun memiliki batas minimun, UAS menganjurkan untuk tidak membayar Fidyah sesuai dengan batasan tersebut.

Melainkan menyamakan dengan jumlah porsi makan seseorang, yakni makan pagi, makan siang dan makan malam.

"Seminim-minimnya membayar Fidyah dengan beras adalah satu mud tujuh ons setengah.

Namun saya menganjurkan jangan pada batasan minimum, tetapi dengan menyamakan jumlah makan pagi, siang dan malam sesuai standar," lanjutnya.

Apabila sudah maka dapat diakumulasikan dengan jumlah utang puasa Ramadan tersebut.

Lalu dapat diakhir dengan membayarnya kepada orang yang membutuhkan itu.

Adapun kriteria orang yang bisa membayar Fidyah di antaranya:

  • Orang tua renta yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa
  • Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh
  • Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).
  • Membayar atau mengqadha puasa dapat dilakukan di luar bulan Ramadhan dan di luar waktu menyusui.

Sementara mengenai kewajiban Fidyah ketentuan pembayarannya adalah sebagai berikut:

  • Jika ia khawatir keselamatan dirinya atau dirinya beserta anak /janinnya, maka tidak ada kewajiban fidyah.
  • Jika hanya khawatir keselamatan anak/janinnya, maka wajib membayar fidyah. (lihat Syekh Ibnu Qasim al-Ghuzzi, Fath al-Qarib Hamisy Qut al-Habib al-Gharib, hal. 223).
  • Sedangkan fidyah yang harus dibayarkan adalah satu mud (berupa makanan pokok) untuk setiap hari yang ditinggalkan yang diberikan kepada orang miskin atau orang faqir.
  • Satu mud kurang lebih 675 gram beras, dan dibulatkan menjadi 7 ons.

Tips Amalan Puasa

Tips agar tetap bugar saat sedang menjalankana Amalan Puasa adalah olahraga.

Banyak yang khawatir olahraga saat puasa dapat membuat kita lelah dan dehidrasi.

Kekhawatiran ini juga yang kerap dijadikan alasan untuk tidak berolahraga sama sekali saat puasa.

Padahal, olahraga ringan tetap dibutuhkan agar tubuh tetap bugar.

Agar tidak mengganggu ibadahmu, berikut ini ada Tips Olahraga saat puasa yang bisa kamu coba agar tetap bugar:

1. Olahraga sebelum berbuka puasa

Supaya kamu tidak kelelahan dan haus, hindari berolahraga di siang hari.

Waktu terbaik untuk berolahraga adalah 1 jam menjelang buka puasa.

Kamu jadi tidak perlu menunggu lama untuk recharge energi dan menahan rasa haus usai berolahraga. H

itung-hitung sekalian ngabuburit produktif di rumah.

Kamu juga bisa berolahraga setelah berbuka puasa agar lebih maksimal karena energi sudah terisi penuh.

Namun, pastikan untuk menunggu minimal 1-2 jam setelah makan agar makanan tercerna dengan baik.

2. Pilih jenis olahraga yang ringan

Selama puasa, sebaiknya pilih jenis olahraga yang ringan seperti squat, sit up, push up, atau yoga.

Gerakan olahraga ini tergolong simpel dan dapat dilakukan di rumah saja, tanpa perlu ke gym.

Kamu hanya perlu menyiapkan matras olahraga sebagai alas untuk meminimalisir benturan dan risiko cedera.

3. Memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka

Salah satu kunci agar kondisi tubuh tetap prima dan stamina terjaga saat olahraga adalah asupan gizi.

Pastikan menu santap sahur dan berbukamu tidak sekadar mengenyangkan, tapi juga memiliki nutrisi yang seimbang.

Ada karbohidrat, protein, vitamin dan berbagai mineral.

Supaya kenyang lebih lama, kamu bisa memperbanyak konsumsi protein.

Pastikan juga banyak minum air putih saat sahur dan berbuka agar tubuhmu mendapat cairan yang cukup.

Untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang selama berpuasa, kamu tak perlu bingung.

Ada 5 rekomendasi menu sahur sehat dan praktis yang bisa kamu coba. Klik di sini untuk melihat daftar lengkapnya.

4. Memangkas intensitas dan durasi olahraga

Tips kedua yang bisa kamu coba terapkan adalah mengurangi intensitas olahraga.

Contohnya, kamu ingin olahraga angkat beban.

Dari yang biasanya kamu menggunakan dumbbell berbobot 10 kg, kurangi jadi 8 kg. Atau dari 8 kg jadi 6 kg. Coba kurangi 2 kg dari setiap beban yang biasa kamu gunakan.

Selain mengurangi intensitas, kamu juga bisa mengurangi durasi olahraga.

Misalnya dari biasanya 30 menit full olahraga, bisa dikurangi jadi 15-20 menit saja.

Hal ini untuk mencegah kelelahan dan turunnya konsentrasi saat berolahraga yang malah bisa mengakibatkan cedera.

Itu dia empat tips olahraga yang bisa kamu coba agar tetap bugar selama berpuasa.

(*/ TribunPalu.com / Tribunnews.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved