Senin, 13 April 2026

Sulteng Hari Ini

Dialog Publik Perempuan, Legislator Nasdem Mutmainah Korona Jadi Narasumber

Dialog publik yang bertajuk IWD, Perempuan dan Keberagaman itu menghadirkan Anggota DPRD Kota Palu Mutmainah Korona sebagai narasumber.

Editor: mahyuddin
handover
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK), Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) dan Maleo Sulteng menggelar dialog publik dalam rangka memperingati International Woman’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Jolinda Amoreka 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK), Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) dan Maleo Sulteng menggelar dialog publik dalam rangka memperingati International Woman’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional

Kegiatan itu berlangsung di Cafe Puri, Jl DR H Andi Mattulada, Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Dialog publik yang bertajuk IWD, Perempuan dan Keberagaman itu menghadirkan Anggota DPRD Kota Palu Mutmainah Korona sebagai narasumber.

Penanggung jawab kegiatan Gabriela Botilangi mengatakan, ada beberapa hal yang dibahas dalam dialog tersebut.

Termasuk strategi dalam mendorong kebijakan yang responsif oleh Mutmainah Korona.

Baca juga: Disperindag Sig Gelar Operasi Pasar di 3 Kecamatan, Paket Sembako Rp 84 Ribu

Selain itu, dibahas pula peran orang muda dalam pencegahan KBG di kampus dan komunitas, serta implementasi UU TPKS.

“Tujuannya tentu saja merefleksikan hari perempuan internasional 2023, menggalang dukungan pemerintah daerah Kota Palu dan komunitas lintas isu untuk bersama-sama melakukan kampanye EmbraceEquity, menghasilkan karya dari fotografi, kemarin kami buat lomba foto bercerita perempuan dan keberagaman, dan ada lima pemenang,” ujar Gabriela.

Gabriela menambahkan, lomba foto bercerita tersebut guna menarik peminat fotografi dalam bentuk visual story telling yang ramah terhadap isu perempuan dan kelompok rentan.

“Meningkatkan kepekaan, sensitifitas dan kesadaran fotografi yang berpotensi sebagai elemen penting dalam ekosistem fotografi dokumenter di Kota Palu. Hasil yang ingin dicapai, dari semua kegiatan kami adalah pengetahuan masyarakat terkait Hari Perempuan Internasional dan gerakan penghapusan diskriminasi, kekerasan dan marginalisasi terhadap perempuan dan kelompok rentan,” jelasnya.

Baca juga: Cantika Putri Savana, Siswi SMP 1 Palu Peraih 4 Emas dan 3 Perak Ajang Anging Mamiri Makassar Open

Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahuan oleh PBB pada tahun 1997.

Keputusan tersebut diresmikan dengan tujuan untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian di dunia.

Tema Embrace Equitas mengajak untuk menantang stereotip gender, menentang diskriminasi dan kekerasan berbasis gender, serta mengupakan inklusi atau pendekatan secara terbuka.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved