Banggai Hari Ini
Pria 43 Tahun di Banggai Tewas dengan Leher Terikat Tali Nilon
Dari hasil pemeriksaan, tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, begitu pun keadaan rumah tidak terdapat tanda tindak pidana.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Warga Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dihebohkan pria tewas tergantung di dalam rumah.
Peristiwa ini pertama kali diketahui Abdi (46).
Saat itu, ia hendak ke rumah korban untuk mengajak sarapan.
Namun, rekannya itu tidak memberikan jawaban setelah pintu rumahnya diketuk.
Abdi lalu berinisiatif melihat ke dalam rumah korban dari celah jendela.
Baca juga: Polisi Kumpulkan Bukti Kasus Amuk Massa di Desa Tinggede Sigi, Cek Kronologi Lengkapnya
Saksi pun kaget saat melihat korban IL (43) dengan posisi leher terikat seutas tali nilon warna biru.
"Melihat hal tersebut, saksi langsung meminta pertolongan warga terdekat. Serta melaporkan kejadian itu ke aparat desa dan Bhabinkamtibmas," jelas Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy, Selasa (4/7/2023).
Menerima laporan dari masyarakat, tim Inafis Polres Banggai langsung ke lokasi kejadian untuk pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan, tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, begitu pun keadaan rumah tidak terdapat tanda tindak pidana.
Baca juga: Masih Trending di Youtube! Ini Lirik Lagu KPop Hear Me Out - EXO, Lengkap Terjemahan Indonesia
Terkait motif korban melakukan aksinya, polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Olah TKP sudah dilakukan, polisi sedang menyelidiki dan mengumpulkan keterangan keluarga dan teman dekatnya,” kata AKP Tio Tondy.
Setelah selesai dilakukan pemeriksaan, keluarga korban menolak untuk dilakukan visum/outpsi.
Selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(*)
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
