Morowali Hari Ini

Oknum TNI Diduga Aniaya Petani di Morowali, Dandim Angkat Bicara

Seorang petani di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali bernama Amirudin diduga menjadi korban penganiayaan oknum TNI berinsial A.

Editor: Haqir Muhakir
ladbible.com
Ilustrasi penganiayaan 

Laporan Wartawan TribunPalu, Rian Afdhal

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Seorang petani di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali bernama Amirudin diduga menjadi korban penganiayaan oknum TNI berinsial A.

Informasi yang didapatkan TribunPalu.com, peristiwa itu bermula saat korban melihat kebunnya di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi sedang diratakan pelaku A munggunakan alat berat beberapa waktu lalu.

Melihat itu korban pun menegur pelaku dan terjadilah ketegangan di antara keduanya.

Karena tersulut emosi, pelaku pun mencekik, membanting dan menginjak perut korban.

Baca juga: Imigrasi Banggai Ikut Kegiatan Donor Darah Jelang Peringatan HDKD Ke-78

Akibat peristiwa itu, korban pun mengalami rasa sakit dan memar di bagian leher dan perut.

Informasi dihimpun, pelaku A bertugas Kodim 1311/Morowali.

Menanggapi itu, Dandim 1311/Morowali Letkol Inf Alzaki mengatakan, saat ini oknum A telah dilakukan pemeriksaan oleh pihak POM TNI.

"Sudah ada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap oknum, langkah tegas ini menunjukkan komitmen dalam menjalankan proses hukum secara transparan dan adil," ucapnya, Selasa (1/8/2023).

Dia menambahkan, tanggal 31 Juli 2023 pukul 11.30 wita, Dandim 1311/Morowali bersama Pasi Intel, Danramil, Babinsa dan Staf bersilaturahmi ke rumah Amirudin dalam rangka penyelesaian perselisihan. 

"Tindakan itu tidak hanya menegaskan komitmen TNI dalam melayani dan melindungi masyarakat tetapi juga memperkuat kepercayaan dan kebersamaan antara kedua belah pihak, alhamdulillah mendapat respon positif," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved