Palu Hari Ini
Disperindag Duga Dampak El Nino Picu Kenaikan Harga Beras di Kota Palu
Pantauan Harga beras di sejumlah toko ritel maupun pasar tradisional di Kota Palu mulai menunjukkan tren peningkatan.
Penulis: Lisna Ali | Editor: Haqir Muhakir
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Lisna
TRIBUNPALU.COM, PALU - Pantauan Harga beras di sejumlah toko ritel maupun pasar tradisional di Kota Palu mulai menunjukkan tren peningkatan.
Kenaikan harga beras itu mulai naik sejak sepekan lalu, dengan kenaikan berkisar Rp1.000 per kilogramnya.
Atas kenaikan itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Palu menduga kenaikan harga beras ini dipicu oleh fenomena El Nino yang menyebabkan lahan padi mengalami kekeringan dan pengurangan produksi beras.
Kepala Dinas Perindag Kota Palu Zulkifli menuturkan kenaikan harga beras di Kota Palu ini juga dirasakan secara nasional.
“Sejumlah pasar di Kota Palu ini memang masih mengandalkan pendistribusian dari luar daerah, sehingga ketika ada fenomena ini pasokan mulai berkurang dan mendasari terjadi kenaikan,” kata Zulkifli kepada TribunPalu.com, Rabu (13/9/2023).
Baca juga: 204 Peserta Regional Medical Olympiad 2023 Ikuti Perlombaan dengan 2 Sesi
Meskipun kenaikan itu terjadi, ia meminta masyarakat jangan sampai panik.
Ia menjelaskan pihaknya secara rutin akan menggelar pasar murah sebagai upaya menekan harga yang melambung.
“Kita akan bantu ini antisipasi ini dengan mengadakan pasar murah, kita akan kawal terus sampai kembali normal,” jelas Zulkifli.
Berdasarkan data rilis pemantau harga bahan pokok di Pasar Tradisional beras mulai mengalami kenaikan pada Rabu, 6 September 2023.
Kenaikan harga beras itu untuk jenis beras kepala, super win, Bramo sebelumnya Rp 12 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 13 ribu per kilogram.
Sementara jenis beras pandan wangi dan cinta nur sebelumnya Rp 13 ribu per kilogram, naik Rp 14 ribu per kilogram. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Beras-di-Pasar-Kota-palu.jpg)