Timnas Indonesia

Bintang Persib Tetap Dibawa Timnas Indonesia U-24 Meski Cedera, Ini Penjelasan Indra Sjafri

Beckham Putra mengalami cedera saat dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 beberapa waktu yang lalu.

PSSI
Beckham Putra (kanan). 

TRIBUNPALU.COM - Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-23, memberikan klarifikasi mengenai keputusannya untuk tetap memasukkan nama Beckham Putra dalam skuad yang akan berlaga di Asian Games 2022, meskipun pemain tersebut masih dalam proses pemulihan dari cedera.

Sebelumnya, Beckham Putra mengalami cedera saat dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 beberapa waktu yang lalu.

Pada saat itu, dia dikembalikan ke klubnya, Persib Bandung, dan tidak dapat berpartisipasi dalam kualifikasi Piala Asia U-23 2024.

Pemeriksaan medis kemudian mengungkapkan bahwa pemain berusia 21 tahun ini mengalami cedera di paha kanan bagian dalam.

Dengan cedera itu, gelandang Persib itu pun fokus menjalani pemulihan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-24 Diperkuat 2 Pemain Keturunan di Asian Games, Salah Satunya Berdarah Inggris

Terbaru bahkan tim dokter Persib dokter Rafi Ghani memastikan Beckham masih memerlukan waktu pemulihan sekitar dua pekan untuk cederanya.

Namun, saat pihak klub memastikan adek dari Gian Zola ini harus istirahat berbeda dengan Indra Sjafri.

Juru taktik timnas U-24 Indonesia itu mengungkapkan bahwa punya alasan tersendiri kenapa masih memasukkan nama Bekcham Putra.

Pelatih asal Sumatera Barat tersebut mengatakan bahwa sebenarnya untuk pemanggilan pemain ke ajang multievent memang tidak mudah.

Sebab tim pelatih harus menyerahkan nama-nama pemain terlebih dahulu.

Sedangkan kondisi pemain tak bisa dipastikan dalam kondisi terbaiknya setiap saat.

Menghadapi ini, Indra Sjafri mengungkapkan situasi yang sedang menerpa timnas U-24 Indonesia sebagai persiapan tim.

“Prinsipnya kalau pemain cedera itu kita pasti akan obati, yang kedua dia pasti tidak akan main,” ujar Indra Sjafri kepada awak media termasuk BolaSport.com di Lapangan A, Senayan, Jakarta, Jumat (15/9/2023).

“Kesulitan dari kami PSSI, saya sebagai pelatih, entry by name itu tidak bisa lagi pemain yang sudah didaftarkan di awal dulu, 3 bulan yang lalu, karena masalah yang dihadapi pelatih multievent adalah bahwa pendaftaran pemain itu sudah diminta dari jauh-jauh hari,” jelasnya.

Pelatih berusia 60 tahun itu menjelaskan bahwa dari 30 pemain yang diminta PSSI telah menyerahkan sebanyak 43 nama.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved