Minggu, 10 Mei 2026

Donggala Hari Ini

Pemkab Donggala Kumpulkan Kepala Dinas di Kota Palu, Bahas Rencana Pembangunan Daerah

Pnyusunan Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Donggala 2025-2026 dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. 

Tayang:
Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM
Pemerintah Kabupaten Donggala mengumpulkan kepala dinas lewat Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025-2026. Penyusunan RPD Kabupaten Donggala itu bertempat di Sriti Convention Hall Palu, Jalan Durian, Kelurahan Kamonji, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (29/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten Donggala mengumpulkan kepala dinas lewat Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025-2026.

Penyusunan RPD Kabupaten Donggala itu bertempat di Sriti Convention Hall Palu, Jalan Durian, Kelurahan Kamonji, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (29/11/2023).

Tema Penyusunan RPD tersebut adalah 'Meningkatkan Ketersediaan, Kualitas dan Pemerataan Pelayanan dasar guna meningkatkan kualitas SDM, kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah melalui pertumbuhan ekonomi berbasis inklusif berbasis sektor unggulan daerah'.

Bupati Donggala Moh Yasin dalam sambutannya berharap hasil penyusunan Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Donggala 2025-2026 dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. 

"Penyusunan itu bisa memberikan sesuatu hal yang menarik untuk Kabupaten Donggala dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara responsif," kata Moh Yasin.

Baca juga: Gubernur Sulteng Deklarasikan Cegah Pernikahan Anak, Canangkan Kampung Keluarga Berkualitas Donggala

Ia mengklaim angka kemiskinan di Kabupaten Donggala mengalami penurunan.

Tapi saat dilaporkan ke tingkat kabupaten angkanya justru bertambah.

"Pemerintah daerah bekerja sesuai dengan pelayanan publik, tidak perlu seperti partai politik yang membangun dengan basis elektoral. Kita harus memberikan kemampuan kita dan memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin. Contohnya kalau mau urus KTP masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Kota Donggala, cukup ke Kecamatan saja karena disana sudah ada UPT Capil di masing-masing kecamatan, Kalau tidak maksimal kita hentikan saja UPT Capil," jelas Moh Yasin.

Elite Partai Gerindra itu meminta agar sejumlah OPD sebagai leading sektor yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat mengecek fasilitas dan sumber daya yang ada di masing-masing kecamatan. 

"Tolong dinas yang berkaitan dengan pelayanan segera cek kembali fasilitas dan sumber daya yang ada di Kecamatan, jangan sampai nanti ada kritik dari masyarakat kalau angka kemiskinan masih tinggi dan pertumbuhan ekonomi rendah maka tidak perlu ada negara atau pemerintah Kabupaten Donggala. Saya sebagai kepala daerah malu dengar itu," ujar Moh Yasin

Ia pun mengingatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Donggala turun dari sebelumnya. 

"Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Donggala turun artinya produktivitas wilayah kita rendah, dan itu rendahnya di wilayah Pertanian, perikanan, dan UMKM," jelas Yasin.

Yasin berharap dengan adanya Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah ini dapat meningkatkan kualitas Kabupaten Donggala diantara Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah

"Insya allah ini akan menjadi bagian terpenting dari perencanaan supaya benar-benar meningkatkan kualitas Kabupaten Donggala sebagai Kabupaten tertua di Sulawesi Tengah yang seharusnya lebih matang daripada Kabupaten lainnya. Saya berharap kita bisa lebih menggenjot penurunan angka kemiskinan karena Kabupaten Donggala masih sangat tinggi. Tolong pak sekda dievaluasi kembali data kemiskinan di Kabupaten Donggala," tuturnya.

(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved