Sabtu, 25 April 2026

Banggai Hari Ini

PT Banggai Energi Utama Keciprat Penyertaan Modal Rp 16,5 Miliar

Jajaran Komisaris dan Direksi PT Banggai Energi Utama melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk pertama kali, di Kantor Bupati Banggai, Selasa (28/

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Jajaran Komisaris dan Direksi PT Banggai Energi Utama melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk pertama kali, di Kantor Bupati Banggai, Selasa (28/11/2023). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Sejak dilantik pada September 2023, jajaran Komisaris dan Direksi PT Banggai Energi Utama (BEU) Perseroda melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk pertama kali, di Kantor Bupati Banggai, Selasa (28/11/2023).

Bupati Banggai Amirudin bersama Komisaris PT BEU Imran Suni, Direktur Administrasi dan Keuangan Rohdiana, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai Ferlin Monggesang, serta sejumlah Kepala Bagian mengikuti langsung rapat tersebut.

Sedangkan Direktur Utama PT BEU Achmad Zaidy dan Direktur Operasional Kuncoro Kukuh mengikutinya dari Jakarta melalui zoom meeting.

RUPS perdana perusahaan perseroan daerah dengan nilai penyertaan modal sebesar Rp 16,5 miliar itu membahas dan menetapkan sejumlah hal.

Baca juga: Puncak Perayaan Hari Guru Nasional di Banggai Dihadiri 6.543 Guru dari 13 Daerah di Sulteng

Di antaranya, rencana kerja anggaran Perseroda tahun 2024, anggaran dasar, serta pembahasan pengangkatan satuan pengawas internal atau SPI, dan komisi audit.

Bupati Amirudin pada kesempatan itu mengingatkan jajaran Direksi dan Komisaris PT BEU agar mengelola perusahaan secara profesional, transparan, dan taat regulasi.

"Silakan dilaksanakan sepanjang tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku, karena kita ketahui bersama bahwa BUMD itu rutin diperiksa, baik oleh Inspektorat secara internal, ada juga BPKP dan BPK," kata Bupati Amirudin.

Direktur Utama PT BEU Acmad Zaidy memaparkan rincian anggaran untuk mendukung operasional perusahaan di tahun 2024. 

PT BEU secara total menganggarkan biaya operasionalnya sebesar Rp 5,1 miliar. 

Itu sudah termasuk anggaran untuk sebagian operasional tahun 2023 yang sebesar Rp 1,3 miliar.

"Jadi, kalau kita hitung riil, budget yang kita butuhkan per tahun itu rata-rata Rp 4 miliar," ujar Achmad Zaidy.

Terkait satuan pengawas internal dan komisi audit, jajaran Direksi dan Komisaris PT BEU masih akan membahasnya lebih lanjut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved