Rabu, 15 April 2026

Perang Gaza

Kepung Hamas di Gaza, Israel Kini Kirim Pasukan Militer ke Perbatasan Mesir

Pihak berwenang Israel sedang mempertimbangkan kemungkinan pengerahan pasukan keamanan Israel ke penyeberangan Rafah di Mesir.

Handover
Ilsutrasi - Pihak berwenang Israel sedang mempertimbangkan kemungkinan pengerahan pasukan keamanan Israel ke penyeberangan Rafah di Mesir. 

TRIBUNPALU.COM - Pihak berwenang Israel sedang mempertimbangkan kemungkinan pengerahan pasukan keamanan Israel ke penyeberangan Rafah di Mesir.

Alasannya adalah untuk memastikan bahwa anggota gerakan Hamas tidak melarikan diri atau menyelundupkan tawanan perang Israel keluar dari Gaza. Channel 12 Israel melaporkan bahwa langkah-langkah keamanan ini sedang menjadi topik diskusi dalam proses koordinasi keamanan antara pihak Mesir dan Israel yang sedang berlangsung saat ini.

Langkah ini menyusul laporan kalau tentara Israel (IDF) ditugaskan untuk memantau wilayah poros Philadelphi (Salah Al-Din), yang terletak antara Mesir dan Jalur Gaza.

Tugas bagi IDF ini sebagai upaya menggagalkan kemungkinan dan peluang para pemimpin Hamas untuk melarikan diri atau menyelundupkan sandera ke Mesir.

Lembaga Penyiaran Israel, Kan 11 menyoroti “kecemasan” sejumlah pejabat di Tel Aviv kalau “petinggi senior Hamas akan melarikan diri melalui terowongan wilayah Rafah ke Sinai bersama para sandera.

"(Jika itu terjadi) Mereka akan mencapai negara yang mau menerima mereka, seperti Iran, Yaman, atau Lebanon," tulis laporan tersebut.

Respons Mesir, Kairo Lakukan Tugas yang Diminta Tel Aviv

Sebuah sumber Mesir yang mengetahui diskusi dengan pihak Israel menegaskan kalau “Para pejabat Israel mengisyaratkan rencana untuk melakukan hal tersebut, dengan dalih mencegah faksi perlawanan membangun terowongan di daerah tersebut dan mencegah penyelundupan senjata ke Jalur Gaza.”

Sumber tersebut mengatakan kepada surat kabar Al-Araby Al-Jadeed kalau Mesir menyiratkan keberatannya atas niat Israel mengirim pasukan ke perbatasan.

Mesir beralasan, pihak berwenang di negara mereka sudah melakukan tugas-tugas seperti yang diinginkan Israel.

“Para pejabat di Kairo menanggapi argumen yang dibuat oleh para pejabat Israel dengan mengatakan bahwa lembaga-lembaga terkait di Mesir melakukan tugas mereka sepenuhnya sehubungan dengan kekhawatiran ini.”

Dia menekankan kalau “Mesir menghancurkan semua terowongan di daerah itu.”(*)

 

(TribunPalu.com/Tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved