Senin, 11 Mei 2026

Kabar Duka

Gubernur Sulteng Pimpin Pelepasan Jenazah Bakti Wiswadewa: Semoga Keluarga Bertawakal dan Ikhlas

Gubernur Rusdy Mastura menjadi inspektur upacara pada upacara pelepasan jenazah Almarhum Bakti Wiswadewa yang merupakan suami Sekretaris Daerah Provin

Tayang:
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Gubernur Rusdy Mastura menjadi inspektur upacara pada upacara pelepasan jenazah Almarhum Bakti Wiswadewa yang merupakan suami Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina pada Senin (29/1/2024). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Jolinda Amoreka 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Rusdy Mastura menjadi inspektur upacara pada upacara pelepasan jenazah Almarhum Bakti Wiswadewa yang merupakan suami Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina pada Senin (29/1/2024).

Turut mendampingi Gubernur Sulteng, Ketua TP PKK Vera Rompas Mastura.

Almarhum Bakti Wiswadewa tercatat sebagai Sekretaris BKPSDM Kota Palu merupakan jebolan APDN Mataram dan IIP Jakarta. 

Suami Sekdaprov Sulteng, Novalina itu menghembuskan nafas terakhir Minggu (28/1/2024) sekitar pukul 11.40 WITA di RSUD Undata Palu.

Baca juga: 80 Karangan Bunga Hiasi Rumah Duka Bakti Wiswadewa

Sebelum dimulai upacara pelepasan jenazah, Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura nampak berdiskusi dengan Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Dody Triwinarto, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko, Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido, ASN Lingkup Pemprov Sulteng dan Pemkot Palu serta tokoh-tokoh Sulteng lainnya. 

Setelah berdiskusi, gubernur langsung masuk dalam rumah duka untuk persiapan shalat jenazah di rumah duka, Jl Ahmad Yani, Rujab Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kesempatan itu, Gubernur Rusdy Mastura menyampaikan rasa duka cita dan turut berkabung atas kepergian almarhum Bakti Wiswadewa, dan juga bersimpati kepada keluarga yang ditinggalkan. 

"Semoga keluarga dapat bertawakal dan mengikhlaskan kepergian almarhum yang disayangi, agar perjalanannya menghadap sang khalik, Insya Allah dimudahkan dan husnul khotimah," harap Rusdy Mastura.

Baca juga: Isak Tangis Sekprov Novalina dan Anaknya Warnai Prosesi Pemakaman Sang Suami

Rusdy Mastura mengajak keluarga untuk selalu memperbanyak doa, dzikir dan istigfar, serta menjaga ibadah-ibadah wajib sesuai tuntunan syariah, sebagai upaya mendekatkan diri secara khusyu kepada Allah SWT dalam menyikapi kepergian almarhum, karena sedalam apapun rasa sayang dan perhatian yang telah diberikan, tetap tidaklah cukup untuk mengubah qadarullah, yang telah mengatur dan membatasi usia almarhum di dunia.

"Kami doakan semoga keluarga yang ditinggal dapat melalui cobaan ini dengan tabah dan ikhlas. Serta semoga perbuatan baik kita untuk meringankan beban keluarga yang berduka, bernilai pahala di sisi-Nya," pungkas Rusdy Maatura. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved