Banggai Hari Ini

Masalah Narkoba Diduga Jadi Motif Awal Pengeroyokan Berujung Kematian di Banggai

Siaran pers Polres Banggai terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria meninggal dunia, Selasa (13/2/2024).

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
TribunPalu.com/Asnawi Zikri
Siaran pers Polres Banggai terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria meninggal dunia, Selasa (13/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Polisi belum bisa menyimpulkan motif pengeroyokan berujung kematian di Kompleks Kilometer 1 Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Sebab, dari 7 pelaku yang berhasil ditangkap, alasan pemukulan korban bernama Ikwanuddin Amir (33) itu berbeda-beda.

Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy menjelaskan pelaku pertama memukul korban dengan alasan kerap melihat korban melempar paket narkoba di halaman rumah warga.

Alasan lainnya karena korban diduga mencuri uang pelaku hingga masalah sepeda motor.

Baca juga: Rumah di Kawasan Pasar Toili Banggai Terbakar, Kerugian Capai Rp 40 Juta

Bahkan ada beberapa pelaku memukul korban hanya ikut-ikutan.

"Karena itu, penyidik belum bisa menyimpulkan motif pengeroyokan ini karena masih dalam proses pemeriksaan," ungkap Tio, Selasa (13/2/2024).

Sementara itu, Wakapolres Banggai Kompol Pino Ary mengaku pihaknya masih memburu 3 pelaku pengeroyokan yang sempat melarikan diri.

Dari 3 pelaku, 2 di antaranya telah dikantongi identitasnya. Sedangkan 1 pelaku belum diketahui identitasnya.

"Kasus ini kadaluwarsanya masih lama. Jadi kami peringatkan segera menyerahkan diri ke kantor polisi setempat," tegas Pino.

Sekadar diketahui, 7 pelaku yang berhasil ditangkap berinisial SD alias D (18), FN alias A (18), IM alias I (20), PK alias A (23) dan MF alias F (18), MI alias N (28), dan FB alias P (18).

Korban Ikwanuddin Amir dikeroyok di Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk pada Jumat (9/2/2024) sekira pukul 20.00 Wita.

Korban sempat lari, namun dikejar dan dianiaya oleh pelaku lainnya hingga korban tak sadarkan diri.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Luwuk dan dioperasi karena mengalami pendarahan di bagian kepala.

Namun nyawa korban tak terselamatkan. Korban dinyatakan meninggal pada Sabtu (10/2/2024) malam. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved