Komunitas Sulteng
Yayasan Sikola Mombine dan Yayasan BaKTI Makassar Edukasi Perempuan Sulteng Melek Politik
Sejak Januari 2024, YOU-WIN Project melakukan rekrutmen terbuka untuk menjaring 5 orang anak muda dari beragam latar belakang
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Syahrul Cahya
TRIBUNPALU.COM, PALU - Partisipasi Perempuan Indonesia di Parlemen masih tergolong rendah.
Hal itu dibuktikan dengan Bank Dunia (2019), Indonesia menduduki peringkat ke-7 di Asia Tenggara untuk keterwakilan perempuan di parlemen.
Demikian halnya di Sulawesi Tengah.
Kebijakan alternatif 30 persen bagi anggota parlemen perempuan masih belum tercapai.
Sebagai perbandingan, hasil Pemilu 2017 menunjukan keterwakilan perempuan Sulawesi Tengah di parlemen hanya sebesar 24,5 persen.
Dan di periode 2019 hanya sebesar 26,6 persen.
Baca juga: Ketua DPRD Poso: Pemikiran dan Tindakan RA Kartini Jadi Inspirasi Kaum Perempuan di Tanah Air
Data itu menunjukkan partisipasi politik perempuan di Sulteng masing sangat rendah.
Rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen sedikit banyak berdampak pada permasalahan kebijakan terkait kesetaraan gender.
Serta belum mampu menjawab permasalahan utama yang dihadapi perempuan di kemudian hari.
YOU-WIN Project hadir sebagai inisiasi meningkatkan partisipasi dan keterwakilan perempuan dalam posisi kepemimpinan di Kota Palu melalui peningkatan partisipasi anak politik anak muda.
Project tersebut adalah bagian dari program INSPIRASI yang didanai oleh UNION AID serta didukung Yayasan BaKTI Makassar dan Yayasan Sikola Mombine.
Sejak Januari 2024, YOU-WIN Project melakukan rekrutmen terbuka untuk menjaring lima pemudi dari beragam latar belakang baik pendidikan, usia, gender, dan pengalaman.
Tim ini akan terlibat dalam seluruh proses fasilitas kegiatan, mengenali isu, mengidentifikasi masalah, mengembangkan jejaring, serta mekanisme umpan balik.
Sebelumnya, mereka juga telah dibekali training dan peningkatan kapasitas.
Langkah awal, YOU-WIN Project menggelar konsultasi komunitas melalui kegiatan Co-Design pada 20 April 2024.
Kegiatan itu untuk mengangkat suara dan kontribusi orang-orang yang memiliki pengalaman langsung.
Ada 20 peserta dari berbagai kalangan dikumpulkan.
Baca juga: Sasakawa Peace Foundation dan Sikola Mombine Dorong OPD Beri Pendampingan Wirausaha yang Memadai
Mereka mendiskusikan upaya meningkatkan partisipasi dan minat anak muda dan perempuan dalam politik.
Hasil dari kegiatan itu diperoleh tiga IDR proyek.
Yakni praktik pendidikan politik, menciptakan ruang advokasi di kampus, serta pendekatan antar orang muda dan orangtua di kampung serta kampanye melalui media sosial.
Nur Safitri selaku Program Manajemen YOU-WIN Projek berharap ketiga gagasan itu dapat berkembang.
"Pelaksanaan konsultasi bersama mahasiswa dengan pendekatan Co-designe ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah prototipe rencana aksi untuk implementasi phase 2," ujarnya.
Direktur Eksekutif Yayasan Sikola Mombine itu menyebut prototipe rencana itu nantinya dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan inklusif.
"Untuk meningkatkan keterlibatan dan partisipasi anak kuda dalam isu politik," ucap Nur Safitri.(*)
Terpilih Aklamasi, Syarifuddin Hafid Nahkodai HNSI Sulteng |
![]() |
---|
PFI Palu Bakal Gelar Pameran Foto di PGM, Terbuka untuk Umum |
![]() |
---|
Kapolda Ajak Persatuan Purnawirawan Polri Sulteng Berkontribusi untuk Negara |
![]() |
---|
Gubernur Anwar Hafid Minta Dekopinwil Sulteng Bina Koperasi Merah Putih |
![]() |
---|
Bupati Parigi Moutong Ajak Warga Peduli Keberadaan Mangrove |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.