Jumat, 17 April 2026

Karyawan Tenggelam di Morut

Karyawan Swasta di Morowali Utara Dinyatakan Hilang Usai Lompat ke Laut

Seorang pria di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah dilaporkan tenggelam usai melompat dari p

|
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet oleh unsur SAR Gabungan yang terdiri dari rescuer Pos SAR Morowali, BPBD Morut, PT Gita Perkasa Mineralindo, pemerintah desa serta masyarakat setempat. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Syahril

TRIBUNPALU.COM, MORUT - Seorang pria di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah dilaporkan tenggelam usai melompat dari parkiran perahu, Kamis (23/5/2024) pukul 19.30 malam.

Belum diketahui pasti alasan korban melompat ke laut. Identitas korban diketahui berinisial H (30) asal Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

"Iya kami menerima informasi bahwa salah satu karyawan sebuah perusahaan di Morowali melompat ke laut dan hingga saat ini belum ditemukan. Personel Pos SAR Morowali saat ini sementara melakukan pencarian, semoga pencarian hari ini membuahkan hasil," ujar Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunPalu.com.

Pihak Basarnas Palu menerima informasi pada Jumat, 24 Mei 2024 sekitar pukul 09.17 Wita dari warga setempat yang merupakan rekan korban.

Baca juga: Babinsa Bungku Tengah Tanam Pohon di Wosu Morowali, Ajak Masyarakat Lestarikan Alam

Kronologinya, pada Kamis (23/5/2024) pukul 19.30 Wita korban menghampiri rekannya bernama Rustam yang saat itu sedang menelpon di depan kantor tempat mereka bekerja. Korban menegur dan meminta Rustam untuk mematikan suara Radio Rig dan musik.

Rustam belum sempat merespon, korban langsung memukul Rustam. Setelah memukul, korban berjalan menuju tempat parkiran perahu dan rekan-rekan lainnya berusaha membujuk korban untuk naik ke atas namun, korban tidak mengindahkan. 

Rekan-rekannya tidak berani mendekat karena korban membawa batu dan hendak melempar bagi yang mencoba mendekat. Selanjutnya Korban lompat ke laut dan rekan-rekan korban langsung mengejar di lokasi korban melompat namun tidak berhasil menemukan korban.

Upaya pencarian telah dilakukan oleh pihak perusahaan dengan hasil sampai saat ini masih nihil. 

Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet oleh unsur SAR Gabungan yang terdiri dari rescuer Pos SAR Morowali, BPBD Morut, PT Gita Perkasa Mineralindo, pemerintah desa serta masyarakat setempat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved