Kamis, 9 April 2026

Banjir Banggai

Banjir Rendam 9 Desa di Banggai Sulteng, 2 Rumah Hanyut

Jalur jalan Trans Sulawesi di Kelurahan Kalaka dilalui air dengan ketinggian 10-15 cm, namun masih bisa dilewati kendaraan. 

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
Handover
Banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Bunta dan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (23/6/2024) malam. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Bunta dan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (23/6/2024) malam.

Banjir itu akibat intensitas hujan yang tinggi, ditambah buruknya saluran drainase sehingga mengakibatkan genangan air di permukiman warga dengan ketinggian mencapai 10-75 cm.

Kondisi tersebut menghambat aktivitas warga setempat.

Kapolsek Bunta Iptu Tamrin Luntuya melaporkan, pihaknya langsung turun ke wilayah terdampak Banjir dan membantu warga.

“Hujan cukup tinggi dimulai sejak pukul 10.00 sampai 16.30 Wita,” katanya.

Akibatnya, ada delapan wilayah di Kecamatan Bunta tergenang air.

Baca juga: 2 Kelurahan Terdampak Banjir di Tolitoli Sulteng, 50 Rumah Terdampak

Di antaranya Kelurahan Salabenda ketinggian air 10–30 cm yang mengenangi 8 rumah, Kelurahan Kalaka 45 rumah terendam air dan 1 MTS Al-khairat setinggi 20-75 cm, serta dua rumah hanyut terbawa banjir.

Ada lagi di Desa Tombangan Ulos, air mengenagi 15 rumah dengan ketinggian 20-50 cm, Desa Polo 15 rumah terdampak dengan ketinggian air berkisar 10-30 cm, Desa Bohotokong 15 rumah, dan Desa Laonggo air mengenangi 3 rumah dengan ketinggian air 20-30 cm.

“Untuk Kecamatan Simpang Raya, Banjir rendam 10 rumah di Desa Koninis” ungkap Tamrin. 

Lanjut Kapolsek, dua rumah yang hanyut milik Sahrun Latuba dan Rusli Jampa. 

Total kerugian masing-masing sekitar Rp 15 juta. 

"Khusus di Kelurahan Kalaka terjadi pula air laut pasang," kata dia.

Dari hasil pengecekan lapangan, jalur jalan Trans Sulawesi di Kelurahan Kalaka dilalui air dengan ketinggian 10-15 cm, namun masih bisa dilewati kendaraan. 

Begitu juga kondisi jalan kabupaten di antara Desa Bohotokong – Desa Dondo Soboli, jalan sepanjang 300 meter terendam banjir. 

Kemudian antara Desa Tombongan Ulos dan Desa Beringin Jaya, jalannya amblas sedalam 20 cm.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved