Kamis, 9 April 2026

Sulteng Hari Ini

FGD Peran dan Eksistensi BPP, Pemprov Sulteng: Layani Masyarakat dan Pejabat Dengan Setara

Pjs Gubernur Sulteng yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahruddin Yambas, menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Peran dan Eksistensi Badan

Penulis: Zulfadli | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Pjs Gubernur Sulteng yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahruddin Yambas, menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Peran dan Eksistensi Badan Penghubung Provinsi (BPP)  Seluruh Indonesia di IKN dan DKJ pada Selasa (22/10/2024).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pjs Gubernur Sulteng yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Fahruddin Yambas, menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Peran dan Eksistensi Badan Penghubung Provinsi (BPP)  Seluruh Indonesia di IKN dan DKJ pada Selasa (22/10/2024). 

Kegiatan itu berlangsung di hotel Best Western Coco Palu, Jl Basuki Rahmat, Kelurahan Tatura, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Menurut Fahruddin Yambas dalam sambutannya, Badan Penghubung Provinsi (BPP) yang berkedudukan di ibukota negara ibarat 'Kedutaan Besar' yang mewakili pemerintah daerah dalam menjaga keterhubungan dengan pemerintah pusat.

Dengan dinamika IKN sebagai pusat pemerintahan nasional dan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) sebagai pusat perekonomian nasional akan berdampak langsung terhadap BPP.

Baca juga: Pemprov Kampanyekan Sadar Tertib Arsip Bagi Pengelola Sekolah dan Perangkat Daerah se Sulteng

Oleh karena itu, Fahruddin Yambas yang mewakili Pemprov Sulteng meminta BPP beradaptasi dengan dinamika tersebut.

"Kehadiran Badan Penghubung Provinsi di Ibu Kota Nusantara dan Daerah Khusus Jakarta diharapkan mampu menjadi jembatan yang kuat dalam menghubungkan daerah dan pusat," ujar Fahrudin. 

Lebih lanjut, Kata Fahrudin, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengapresiasi FGD ini dengan harapan pesertanya memaksimalkan kesempatan berdiskusi dan bertukar pengalaman dalam rangka meningkatkan pelayanan dan fasilitasi kepada pejabat daerah yang melakukan kegiatan kedinasan di IKN dan DKJ.

"Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses serta memberi manfaat yang luar biasa bagi peningkatan kinerja badan penghubung seluruh Indonesia," ujarnya.

Dirinya juga menambahkan supaya BPP tidak hanya memfasilitasi kegiatan dinas pejabat daerah tapi juga dapat menolong warga daerah yang tertimpa kesulitan di ibukota.

"Misalnya ada (warga daerah) yang berobat rawat jalan atau ada yang meninggal sehingga keluarga (di daerah) harus memulangkan jenazah," tegasnya. 

Sementara Kepala BPP Sulteng di Jakarta selaku penyelenggara FGD, Jemmy Fischer, mengajak rekan-rekan BPP seluruh Indonesia berkolaborasi dan memiliki optimisme terhadap dinamika IKN dan DKJ yang akan dijalani bersama.

"Badan penghubung adalah representasi (tiap daerah) yang menjaga Nusantara dan semoga semangat ini selalu kita jaga," harapnya.

Selain FGD, acara juga dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keprotokolan pada tempat yang sama dan berlanjut dengan City Tour esok harinya.

FGD diisi oleh pemateri Prof Dr Sadu Wasistiono, dari IPDN dan Bimtek oleh Mahtup Basuki dari Biro Administrasi Pimpinan Kemendagri. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved