Sigi Hari Ini

Sekda Sigi Hadiri Workshop Akhir Proyek CSRRP, Tekankan Keberlanjutan Mitigasi Bencana

Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, menghadiri Workshop Pengakhiran Kegiatan Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Project (CSR

Editor: Haqir Muhakir
Handover
Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, menghadiri Workshop Pengakhiran Kegiatan Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Project (CSRRP) “Sulawesi Tengah Tangguh Bencana” (SULTENG TABE).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Angelina

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Nuim Hayat, menghadiri Workshop Pengakhiran Kegiatan Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Project (CSRRP) “Sulawesi Tengah Tangguh Bencana” (SULTENG TABE). 

Acara yang berlangsung di Kota Palu ini dihadiri berbagai pihak yang terlibat dalam proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sulawesi Tengah, termasuk pemerintah, lembaga donor, dan masyarakat.

Workshop ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi capaian proyek dan merancang strategi keberlanjutan mitigasi bencana. CSRRP, yang dimulai pascabencana 2018, telah berhasil membangun kembali infrastruktur vital, meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi bencana, serta memperkuat kolaborasi antara berbagai pihak.

Dalam kegiatan ini, sejumlah narasumber memaparkan hasil proyek, termasuk laporan akhir dan rencana keberlanjutan program.

Baca juga: Korban Janji Palsu TKI di Arab Saudi, Wabup Samuel Pastikan Kepulangan ke Sigi

Penyerahan laporan akhir proyek menjadi salah satu agenda utama, menandai berakhirnya program sekaligus menegaskan komitmen untuk menjaga momentum pembangunan daerah yang tangguh bencana.

Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) atas dedikasi mereka dalam memulihkan daerah pascabencana.

“Program ini tidak hanya membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana, tetapi juga menciptakan sistem yang lebih aman bagi masyarakat. Penting bagi kita untuk terus berkolaborasi merancang program yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga membangun pondasi yang kuat untuk masa depan,” ujar Novalina.

Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR telah melaksanakan berbagai proyek strategis, di antaranya:

Pembangunan Hunian Tetap (Huntap): Sebanyak 5.598 unit yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan: Meliputi fasilitas pendidikan dasar untuk 2.247 murid dan fasilitas pendidikan tinggi untuk 24.409 mahasiswa, dosen, dan staf.

Rehabilitasi Fasilitas Kesehatan: Mampu melayani hingga 208.786 pasien.

Rehabilitasi Gedung Pemerintah: Digunakan oleh 4.190 pegawai.

Di Kabupaten Sigi, berbagai infrastruktur vital seperti jembatan, jalan, fasilitas kesehatan, dan sarana pendidikan telah berhasil dibangun kembali. Program ini juga memperkuat kesadaran masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana melalui pelatihan dan simulasi.

Kabupaten Sigi, salah satu wilayah terdampak berat bencana, merasakan dampak positif dari program CSRRP. Infrastruktur yang rusak kini telah pulih, dan masyarakat lebih siap menghadapi ancaman bencana berkat program pelatihan yang diberikan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved