Senin, 13 April 2026

Palu Hari Ini

Bencana Mengancam! Mahasiswa Palu Ingatkan Bahaya Blasting di Pertambangan Poboya

Dalam aksi itu, Ampera menuntut aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan masyarakat sekitar.

Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
SUPRIYANTO/TRIBUNPALU.COM
WARGA TOLAK TAMBANG - Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) menggelar aksi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD Sulteng ) dan Markas Polisi Daerah (MAPOLDA) pada Selasa, (4/2/2025). Dalam aksi itu, Ampera menuntut aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan masyarakat sekitar. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) menggelar aksi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD Sulteng ) dan Markas Polisi Daerah (MAPOLDA) pada Selasa, (4/2/2025).

Dalam aksi itu, Ampera menuntut aktivitas pertambangan yang merusak lingkungan masyarakat sekitar.

Beberapa kerusakan lingkungan yang terjadi akibat aktivitas tambang itu berupa pencemaran air akibat limbah mercury serta udara dari campuran sianida.

Baca juga: Jangan Lewatkan! Inilah Cara Mudah Daftar KIP Kuliah 2025

Selain itu, PT CPM dan PT MACMAHON juga menggunakan teknik "blasting" dalam melakukan pertambangan.

Wakil Ketua Koordinator Lapangan (Wakorlap) 2 Jalal mengatakan bahwa aktivitas blasting dapat memicu terjadinya bencana alam.

Perlu diketahui blasting merupakan proses pembersihan permukaan material atau pemecahan material dengan menggunakan bahan peledak.

Baca juga: Hadiri Tax Gathering 2025, Gubernur Sulteng Harap Kepatuhan Pajak Membudaya

Sehingga menurut Jalal, hal ini dapat menyebabkan patahan Sesar Palu-Koro.

"Penggunaan teknik "Blasting" ini dapat memicu kembali Sesar Palu-Koro seperti yang terjadi beberapa tahun lalu karena kita ketahui bersama bahwa itu sesar aktif," katanya.

Ia juga meneruskan bila teknik ini dilakukan terus-menerus akan mengancam nyawa masyarakat Kota Palu khususnya masyarakat Poboya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved