Kamis, 9 April 2026

Palu Hari Ini

Efisiensi Anggaran Berdampak Pada Operasional Hotel, Puluhan Karyawan Terancam Dirumahkan

Dampak dari kebijakan efisiensi ini cukup dirasakan oleh hotel bisnis seperti Hotel Best Western Plus Coco Palu. 

Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
DAMPAK EFESIENSI ANGGARAN BAGI SEKTOR HOTEL - Director of Sales and Marketing, Amelia Kusuma Dewi di Ballroom Best Western Plus Coco Palu, Jl. Basuki Rahmat, Kota Palu, Senin (24/2/2025). Hotel Best Western Plus Coco Palu mengalami dampak signifikan akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU – Hotel Best Western Plus Coco Palu mengalami dampak signifikan akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. 

Hal ini diungkapkan oleh Director of Sales and Marketing, Amelia Kusuma Dewi, dalam pernyataannya kepada awak media di Ballroom Best Western Plus Coco Palu, Jl. Basuki Rahmat, Kota Palu, Sulawesi Tengah Senin (24/2/2025).

"Efisiensi anggaran berimpact hampir 50 persen terhadap operasional hotel. Hal ini disebabkan karena Kota Palu bukan merupakan daerah pariwisata, serta sektor corporate pertambangan lebih banyak berpusat di Morowali. Dengan kondisi ini, kami sangat berharap pada market dari government," ujar Amelia Kusuma Dewi.

Lebih lanjut, Amelia Kusuma Dewi menjelaskan bahwa penerbangan menuju Morowali tidak lagi melalui Kota Palu, melainkan langsung ke Bandara Maleo Morowali atau Bandara Syukuran Aminuddin, Luwuk. 

Baca juga: Brimob Polda Sulteng Bagikan Makanan Bergizi Gratis di Desa Leboni Poso

Hal ini turut mengurangi potensi hunian hotel dari sektor perjalanan bisnis dan industri.

Dampak dari kebijakan efisiensi ini cukup dirasakan oleh hotel bisnis seperti Hotel Best Western Plus Coco Palu

"Sebagian besar pasar hotel bisnis berasal dari sektor government, terutama untuk kegiatan seperti meeting, bimbingan teknis (bimtek), dan acara seremonial lainnya. Sementara, belakangan ini perjalanan dinas dan kegiatan seremonial mengalami pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat," jelas Amelia Kusuma Dewi.

Selain penurunan okupansi hotel, Amelia Kusuma Dewi juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan langkah efisiensi, termasuk merumahkan puluhan karyawan

"Dampak dari efisiensi anggaran juga kami atensikan kepada puluhan karyawan. Namun, untuk jumlah pastinya belum dapat kami sampaikan. Langkah efisiensi yang kami lakukan termasuk pengurangan fixed cost seperti biaya listrik dan pembayaran karyawan," tutupnya.

Baca juga: Sekkot Palu Ungkap Perubahan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan

Amelia Kusuma Dewi juga menyoroti bahwa kebijakan ini tidak hanya berdampak pada ekonomi makro hotel, tetapi juga pada UMKM yang terhubung dengan industri perhotelan. 

"Banyak pemasok, seperti penyedia kue, suvenir, serta warung-warung kecil di sekitar hotel, turut terkena imbas dari situasi ini," pungkas Amelia Kusuma Dewi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved