Polri Ingatkan Pemudik Waspadai Cuaca Hujan saat Arus Balik Lebaran 2025
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menjelaskan bagaimana kondisi cuaca saat meninjau pergerakan arus lalu lintas di Tol Cisumd
TRIBUNPALU.COM - Korlantas Polri mengimbau agar pemudik waspada cuaca hujan saat arus balik Lebaran 2025.
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menjelaskan bagaimana kondisi cuaca saat meninjau pergerakan arus lalu lintas di Tol Cisumdawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan) dan Pos Terpadu Cileunyi, Rabu (2/4/2025).
"Tentang bagaimana kondisi cuaca, mulai Pejagan sampai Cisumdawu, sekarang ada di Pos Terpadu Cileunyi kondisi masih hujan, perlu ekstra kehati-hatian dari para pengemudi yang akan berwisata, kembali wisata ataupun mau mudik, apalagi kontur jalan di tol Cisumdawu," ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, dikutip dari korlantas.polri.go.id, Kamis (3/4/2025).
Berkaitan dengan tempat wisata, dilakukan rekayasa lalu lintas berupa One Way untuk Garut, Tasik, dan Bandung agar memperlancar pergerakan kendaraan.
Baca juga: Daftar Harga iPhone Terbaru April 2025, iPhone 16e Mulai dari Rp 12 Jutaan
"Kemudian dari arah Garut, Tasik itu kita tadi di Garut sudah berlakukan One Way, sore hari One Way dari arah Garut menuju Bandung. Kalau tadi pagi dari arah Bandung menuju tempat wisata di Garut, Pengalengan," tambahnya.
Dirgakkum Korlantas Polri menjelaskan, pergerakan kendaraan di Cileunyi merupakan titik krusial, namun hingga saat ini dari berbagai arah masih berjalan lancar.
"Di sini kondisinya di titik krusial Cileunyi, Alhamdulillah dari beberapa arah masih berjalan lancar, namun tetap tadi karena cuaca masih hujan, perlu kehati-hatian dari para pengemudi masyarakat sehingga dapat sampai ke tempat tujuan lebih aman dan selamat," jelas Dirgakkum.
Terakhir, Dirgakkum mengimbau agar pemudik selalu memperhatikan kondisi cuaca dan informasi dari kepolisian terkait pengaturan lalu lintas seperti pelaksanaan Contraflow, One Way, agar terhindar dari kepadatan yang bersamaan.
"Nanti pada saat arus balik perhatikan kondisi cuaca dan informasi yang disampaikan oleh kepolisian seperti rencana pelaksanaan Contraflow, One Way, One Way Lokal, One Way Nasional, tolong betul-betul diperhatikan sehingga tidak terjebak dalam kepadatan yang bersamaan," tambah Dirgakkum.
"Apabila memasuki jalur One Way, perlu diketahui bahwa pelaksanaan arus lalu lintas di One Way berbeda dengan jalur normal. Kalau jalur normal itu kiri untuk kendaraan yang lebih lambat, kanan untuk mendahului. Sedangkan untuk jalur One Way itu terbalik, kanan untuk yang lebih lambat, lajur kiri dipakai untuk mendahului, karena di jalur One Way berbeda, rest area-nya pun di kanan, sehingga itu bisa digunakan dengan baik," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Arus Balik Lebaran, 1.227 Penumpang Tinggalkan Banggai Naik KM Tilongkabila |
|
|---|
| Arus Balik Lebaran 2026, 695 Penumpang Melintas di Terminal Mamboro |
|
|---|
| Dishub Parigi Moutong Kerahkan 30 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| Prediksi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Banggai, Polisi Siapkan 15 Pos Pengamanan |
|
|---|
| Lebaran 2026, KM Lambelu dan KM Doro Londa Siap Fasilitasi 2.890 Pemudik di Palu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Sedangkan-kendaraan-pribadi-rroda-4-dan-pengangkutaa.jpg)