Sulteng Hari Ini
TWKM Ke-34 Dibuka, Ketua Mapatala Untad : Selamat Datang Dibumi Tadulako
Dalam kesempatannya, Rinal Afriandi mengucapkan selamat datang kepada para peserta TWKM ke-34 Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Indonesia.
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Mapatala Untad, Rinal Afriandi memberikan sambutan pada pembukaan TWKM ke-34 di Auditorium Untad, Senin (26/5/2025).
Pembukaan TWKM ke-34 itu dihadiri oleh kementrian Kehutanan RI, Gubernur Sulteng, Polda Sulteng, Rektor Untad, Kepala BTN LL, Kepala BKSDA sulteng, Kepala dinas Kehutanan, Dekan Se-lingkup Universitas Tadulako, Pembina Mapatala, dan Pendiri Mapatala.
Selain itu, turut hadir Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Tengah (Sulteng), Pusat koordinasi nasional Mapala tingkat Perguruan tinggi se-Indonesia dan Ketua Mapatala Untad.
Dalam kesempatannya, Rinal Afriandi mengucapkan selamat datang kepada para peserta TWKM ke-34 Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) se-Indonesia.
Baca juga: Akui Sudah Pacaran dengan Gisel, Cinta Brian Bongkar Alasan Jatuh Hati ke Sang Artis
"Selamat datang teman-teman semua di BumI Tadulako,"ucapnya.
Ia juga menjelaskan maksud dari tema "Peran Mahasiswa Pecinta Alam dalam keadilan ekologi di Indonesia" dengan hastage #PulihkanSulteng.
"Sebagaimana kita ketahui bersama telah banyak kerusakan lingkungan yang masif terjadi diseluruh wilayah Indonesia termasuk di daerah Sulteng,"kata Afriandi dalam sambutannya.
"Pencemaran lingkungan, ilegal logging, kebakaran hutan, pembukaan kawasan industri ekstraktif secara ugal-ugalan yang berdampak buruk bagi kelestarian lingkungan, perubahan iklim menyebabkan situasi darurat ekologis,lanjutnya.
Menurutnya, Wilayah Sulawesi Tengah terdapat beberapa kawasan industri ekstraktif yang tidak memperhatikan aspek ekologis sehingga menyebabkan konflik sosial yang berkepanjangan.
Baca juga: Sapu Bersih Semua Gelar Individu, Mohamed Salah Ukir Rekor Fenomenal di Liga Inggris
Seperti perlakuan diskriminasi, perampasan ruang hidup masyarakat, pejuang lingkungan yang dikriminalisasi dan pencemaran lingkungan yang dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan (Ispa).
"Kami sampaikan, cukup ditahun 2018 kita mengalami bencana alam yang sangat besar, jangan sampai bencana ekologis terjadi di Sulawesi Tengah,"jelas Ketua Mapatala Untad.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kerusakan lingkungan yang terjadi di Sulawesi Tengah. (*)
| Sulteng Jadi Provinsi ke-27 Laksanakan Operasi Bedah Jantung, Target Tiga Bypass per Bulan |
|
|---|
| Sulawesi Tengah Catat Sejarah, RSUD Undata Palu Gelar Operasi Jantung Terbuka Perdana |
|
|---|
| RSUD Undata Palu Lakukan Operasi Jantung Terbuka Perdana, Dua Pasien Sukses Dioperasi |
|
|---|
| Komisi VIII DPR RI Dorong Mitigasi Bencana dan Kesehatan Anak di Sulteng |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Gandeng Komisi VIII DPR RI Perkuat Penanganan Bencana dan Wabah Campak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/DY978AYD89AS-Y89SA-Y89DADAS.jpg)