Kamis, 9 April 2026

Palu Hari Ini

Waspada! Modus Mengaku Wartawan Media Kompas, Sejumlah Anggota DPRD Palu-Sulteng Dimintai Uang

Sejumlah anggota DPRD Kota Palu hingga Ketua DPRD Sulawesi Tengah pun menjadi korban Wartawan Gadungan tersebut.

|
Editor: Fadhila Amalia
Ilustrasi wartawan (Tribun Banyumas)
ILUSTRASI WARTAWAN 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Seorang pria mengaku Wartawan dari Media Kompas kepada sejumlah anggota DPRD Kota Palu hingga anggota Dewan Sulawesi Tengah, melalui pesan singkat untuk meminta uang.

Sejumlah anggota DPRD Kota Palu hingga Ketua DPRD Sulawesi Tengah pun menjadi korban wartawan palsu tersebut.

Wartawan Gadungan itu sempat meminta sumbangan ke anggota dewan.

Oknum tersebut juga sempat mengaku bernama Anjas mengirim pesan singkat dengan nomor 082343056846.

Dalam pesan tersebut, ia meminta bantuan dana untuk perjalanan peliputan daerah terkena Banjir Bandang di Desa Wombo, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah kepada salah satu anggota DPRD Sulteng.

"Maaf, Pagi, sudah menggangu dikarenakan di atas Jam 8 malam. pasti akan sulit untuk merespon wa kami terkait dengan banjir bandang di desa wombo kab Donggala kami ingin melihat dan meliputi keadaan setempat oleh karena itu di mohon sekiranya beri dana utk kami pergunakan dlm perjalanan menuju desa wombo posisi kami di Tentena terimakasih bila mana penting dan bersedia bantu seadanya di mohon beri informasi dan petunjuk agar dpt di terima nomor rekening kami dan bila mana tidak penting, silahkan," tulis Wartawan Gadungan itu.

Selain itu, pesan singkat lainnya juga meminta dana untuk perjalanan ke Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah untuk melakukan peliputan Kebakaran.

"Siap salah hormat kami rifal media kompas 4hari lalu waktu selesai kegiatan kami mencari bapak TPI TDK bertemu mau minta tolong bantu pembeli bensin kami posisi Mau ke Poso mw liput kebakaran semalam d poso 06.14 Siap salah petunjuk le agr kami titip rek kami," tulis pengirim pesan mengaku bernama Rival.

Anggota DPRD Kota Palu hingga Sulawesi Tengah meminta klarifikasi ke Kantor TribunPalu.com tentang keberadaan wartawan palsu tersebut.

TribunPalu.com meminta kepada masyarakat luas yang mendapatkan kasus serupa untuk tidak mudah percaya dan menolak setiap permintaan melalui pesan singkat maupun via telepon, apalagi nama yang disebutkan penelepon tidak jelas identitasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved