Sabtu, 9 Mei 2026

Partai Baru

Partai Gema Bangsa Sulteng Undang Tokoh Daerah yang Punya Mimpi Maju di Pilkada 2029

Partainya membawa semangat kebaruan dalam dunia politik Indonesia dengan mendorong proposal politik otonomi.

Tayang:
Editor: mahyuddin
HANDOVER
PARTAI GEMA BANGSA - Partai Gema Bangsa Sulawesi Tengah membuka ruang selebar-lebarnya bagi para tokoh daerah yang memiliki cita-cita dan mimpi pengabdian untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029.  Dalam semangat membangun politik yang sehat dan berbasis kedaulatan lokal, partai ini menegaskan bahwa seluruh proses pencalonan kepala daerah menjadi hak penuh struktur di tingkat daerah, tanpa intervensi pusat. 

TRIBUNPALU.COM - Partai Gema Bangsa Sulawesi Tengah membuka ruang selebar-lebarnya bagi para tokoh daerah yang memiliki cita-cita dan mimpi pengabdian untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029. 

Dalam semangat membangun politik yang sehat dan berbasis kedaulatan lokal, partai ini menegaskan bahwa seluruh proses pencalonan kepala daerah menjadi hak penuh struktur di tingkat daerah, tanpa intervensi pusat.

“Salah satu prinsip kekuasaan politik Partai Gema Bangsa adalah bahwa keputusan politik dan kendaraan untuk maju Pilkada ada pada tingkatan masing-masing. Kami tidak menganut sentralisme politik. Justru kami percaya, kaderisasi kepemimpinan sejati tumbuh dari bawah,” kata Andika, Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Sulteng via Whatsapp, Rabu (18/6/2025).

Andika menjelaskan, partainya membawa semangat kebaruan dalam dunia politik Indonesia dengan mendorong proposal politik otonomi.

Baca juga: Partai Gema Bangsa Terapkan Desentralisasi Internal, Daerah Berwenang Tentukan Arah Politik

Ini menjadi kekuatan utama Gema Bangsa untuk memutus praktik politik elitis dan membuka jalan bagi kepemimpinan berbasis kerja nyata di tengah rakyat.

“Siapa pun yang punya mimpi pengabdian—termasuk untuk maju sebagai kepala daerah di 2029—monggo berproses. Kami membuka ruang selebar-lebarnya. DPP tidak akan intervensi keputusan kita di daerah, terutama dalam urusan pencalonan kepala daerah dan caleg. Hal itu sudah diatur tegas dalam konstitusi partai,” ujar Andika.

Andika menekankan bahwa prinsip otonomi ini bukan sekadar janji politik atau strategi elektoral semata, tetapi merupakan norma konstitusional Partai Gema Bangsa yang telah menjadi komitmen bersama sejak awal pendiriannya.

Melalui pendekatan ini, Partai Gema Bangsa berharap dapat menjadi ruang politik baru yang membangun kepemimpinan berbasis integritas, pengabdian, dan keberpihakan nyata pada masyarakat lokal.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved