Senin, 27 April 2026

Palu Hari Ini

Mahasiswa Unisa Desak Rektorat Usut Pelecehan Seksual, Tegaskan Siap Tempuh Jalur Hukum

Aksi yang digelar di depan Gedung Rektorat ini dipimpin oleh Posko Pengaduan Mahasiswa LMND dan Aliansi Mahasiswa Unisa.

Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
AKSI MAHASISWA UNISA - Mahasiswa Universitas Alkhairat (Unisa) Palu kembali menegaskan sikap mereka dalam aksi demonstrasi, Rabu (2/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Mahasiswa Universitas Alkhairat (Unisa) Palu kembali menegaskan sikap mereka dalam aksi demonstrasi, Rabu (2/7/2025).

Massa menyerukan pengusutan tuntas kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus. 

Aksi yang digelar di depan Gedung Rektorat ini dipimpin oleh Posko Pengaduan Mahasiswa LMND dan Aliansi Mahasiswa Unisa.

Mereka membawa poster bertuliskan “Wujudkan Kampus Aman untuk Semua!” dan menyuarakan orasi secara bergantian. 

Baca juga: Bupati Banggai Gubernur Sulteng Temui Kepala SKK Migas Bahas Pengalihan PI 10 Persen WK Senoro Toili

Salah satu tuntutan utama mereka adalah agar kampus segera memberikan kejelasan atas penanganan kasus dugaan pelecehan oleh oknum dosen.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa sempat diterima audiensi oleh pihak rektorat. Namun, mereka mengaku mendapat perlakuan yang bernuansa intimidatif.

“Alih-alih bicara soal substansi, mereka justru mempertanyakan legalitas posko pengaduan kami, bahkan menyangkutkan dengan Kemenkumham dan Kemenristekdikti. Padahal yang kami tuntut adalah keadilan untuk korban,” ujar Jalal, Ketua LMND Kota Palu.

Baca juga: Al Ghazali Tentukan Rencana Honeymoon Bersama Sang Istri, Bakal ke Tanzania Afrika

Para mahasiswa menyatakan tidak akan berhenti menyuarakan tuntutan sampai keadilan ditegakkan. 

Mereka juga mengultimatum pihak kampus untuk segera bertindak.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret, kami akan tempuh jalur hukum melalui kepolisian,” tegas salah satu peserta aksi.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bahwa mahasiswa tidak akan diam melihat adanya kekerasan seksual di ruang pendidikan. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak rektorat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved