Rabu, 20 Mei 2026

Palu Hari Ini

Kadiskarpus Sebut Banyak Perpustakaan Sekolah Palu Tak Miliki NPP

Dihari pustakawan nasional ini, Syamsul Saifudin berharap kepada pustakawan dapat menjadi pilar tenaga perubahan yang dapat mencerdaskan masyarakat.

Tayang:
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
SUPRIYANTO/TRIBUNPALU.COM
PERPUSTAKAN PALU - Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan (Kadiskarpus) Kota Palu, Syamsul Saifudin mengatakan pada tahun 2021 banyak perpustakaan sekolah yang belum memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Perpustakaan dan kearsipan (Kadiskarpus) Kota Palu, Syamsul Saifudin mengatakan pada tahun 2021 banyak perpustakaan sekolah yang belum memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP).

Pernyataan itu ia sampaikan kepada TribunPalu.com di Kantor Dinas Perpustakaan dan kearsipan (Kadiskarpus) Kota Palu, Jl Bukit Cina, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Sulawesi Tengah Senin (7/7/2025).

"Kami menilai dari tingkat SD, SMP, SMA, ditingkat Kelurahan dan taman literasi masyarakat," ucapnya.

Hal itu disebabkan oleh selain tidak ada seorang pustakawan di dalam perpustakaan tersebut juga ketidaktahuan dalam mengajukan NPP.

Baca juga: Komnas HAM Sulteng Sodorkan 2 Solusi Penyelesaian Tambang Ilegal dan Konflik Agraria

Sehingga menurut Syamsul Saifudin, diperlukannya pembinaan terhadap perpustakaan sekolah dan pengolahan data data dari perpustakaan yang ada di wilayah Kota Palu.

Hal itu untuk meningkatkan Indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) yang bertujuan untuk mengukur tingkat pembangunan literasi masyarakat, khususnya melalui peran perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat.

"Tahun 2022, Nilai IPLM kami 55,31 kategori kurang, di 2023, nilainya naik ke 85,45 dengan kategori baik, dan di 2024, nilai kami 91,10 dengan kategori sangat baik dan terbaik se-Sulawesi Tengah," ungkapnya kepada TribunPalu.com.

"Ini sejalan dengan Tingkat kegemaran membaca yang dinilai berdasarkan survey," lanjutnya.

Baca juga: Bupati Sigi Tegaskan Komitmen Bangun Berbasis Pertanian dan Pariwisata Sesuai RPJMD 2025 -2029

Dihari pustakawan nasional ini, Syamsul Saifudin berharap kepada pustakawan dapat menjadi pilar tenaga perubahan yang dapat mencerdaskan masyarakat melalui literasi buku.

"Kedepannya saya berharap untuk pustakawan agar tidak lagi mengajak masyarakat untuk membaca, tetapi juga mampu mempraktekkan hasil bacaan khususnya buku-buku terapan," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved