Kanal

Kisah Penyelamatan Korban Banjir Tol Ngawi-Kertosono, Ini Sosok Penolong dan Pengakuan Korban

Tangkapan layar saat pengguna jalan menolong beberapa orang yang terjebak banjir di pinggir jalan tol - kolase facebook/nanda.s.wati

Namun dia dan suaminya mendengar dan melihat orang meminta tolong.

Hingga akhirnya Sujadi dan anaknya turun dari mobil dan menolong korban tersebut.

2. Pengakuan korban banjir

Empat korban banjir yang merupakan satu keluarga tersebut terdiri dari Arinaoh (35), dua anaknya Sifa Nurkaromah (5), Khamim Nurmahmudin (3), serta kakak kandungnya Fitroh bernama Arif Rosidi (47), dikutip dari Suryamalang.com.

Mereka adalah warga Dusun Sumberejo, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Saat kejadian, mereka sedang berusaha menyebrangi tol untuk mengungsi ke daerah yang lebih aman, yaitu Dusun Klumpit, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Arif mengungkapkan, banjir sudah menggenangi dusunnya sejak Kamis pagi dengan ketinggian air setinggi lutut orang dewasa, dan menyebabkan jalan utama ke Dusun Klumpit tertutup.

Awalnya Arif berinisiatif untuk melewati area persawahan namun ternyata juga terttutup banjir, dan arusnya sangat kencang.

Akhirnya ia memutuskan untuk menyebrangi jalan tol tersebut dengan menggendong ponakannya, dan sang adik membawa anaknya yang satu dengan ditaruh di ember.

Namun saat berusaha menyebrangi jalan tol ia harus berusaha untuk melewati persawahan yang tergenang banjir dengan arus deras dan berjalan sejauh 750 meter dengan ketinggian mencapai leher orang dewasa.

Halaman
123
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu

Berita Populer