Kanal

Peralatan Sekolah Hancur Kena Tsunami, SMP Negeri 10 Palu Batal Laksanakan UNBK

Tampak siswa SMP Negeri 10 saat melaksanakan mengerjakan soal ujian, Senin (22/4/2019). - Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz

TRIIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 135 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Palu, Sulawesi Tengah batal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari ini Senin (22/4/2019).

Meski telah diusulkan 2018 lalu, sekolah yang beralamat di Jl Cumi-cumi, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat itu terpaksa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) karena keterbatasan sarana-prasarana.

"Iya, sebelumnya kami sudah diusulkan untuk melaksanaka UNBK, namun dibatalkan karena peralatan sekolah rusak terendam tsunami beberapa bulan kemarin," kata Kepala Sekolah SMP N 10 Palu, Lainsan.

Kepada Tribunpalu,com, Lainsan mengatakan bahwa pembatalan itu berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Dinas Pendidikan Kota Palu.

"Setelah diperiksa oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Palu, memang tidak memunginkan," terangnya.

Siswa SMP Negeri 10 saat melaksanakan mengerjakan soal ujian (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Lainsan berharap agar pada pelaksanaan ujian tahun ajaran 2019-2020 siswanya bisa mengikuti UNBK.

"Direncanakan sekolah kami melaksanakan UNBK tahun depan," tuturnya.

Meski 90 persen siswa SMP 10 Palu ini merupakan korban tsunami, namun Lainsan mengaku mereka sangat siap mengikuti ujian.

Pasalnya, di hari pertama sekolah pasca-bencana, pihak sekolah langsung menggelar kegiatan rutin seperti trauma healing dan kegiatan psikosial lainnya.

"Alhamdulillah program kami itu berjalan baik, saat itu semangat belajar anak-anak mulai mulai kembali," ujarnya.

"Sehingga saya tidak ragukan, kalau murid saya ini akan lulus 100 persen, Insha Allah," tambahnya.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz).

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu

Viral Video Pria dan Wanita Caci Maki Polisi yang Sedang Tugas di Purwakarta, Lihat yang Terjadi

Berita Populer