Kisah Inspiratif Dibalik Viralnya Foto Polisi yang Cium Kaki Penjual Gado-gado dan Sate di Kota Palu

Viral Siswa Sekolah Polisi cium kaki ayahnya yang pedagang Bakso

Supriyadi, ayahnda Risky Saputra, penjual sate dan gado-gado keliling, tak menyangka anaknya bisa lolos menjadi polisi, Rabu (19/2/2020).(KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATI)

Setelah Risky mendaftarkan diri dalam seleksi anggota Polri, lulusan SMAN 1 Palu itu ternyata lulus.

Pada Maret 2020, bungsu tiga bersaudara itu akan dilantik sebagai polisi.

Setelah menemui anaknya yang sedang latihan kerja di baruga Polres Palu pada Senin (17/2/2020), Supriyadi berpesan agar tetap rendah hati dan tetap baik ke semua orang.

Ingin Belikan Rumah untuk Orangtua

Cita-citanya menjadi polisi juga pernah diceritakan Risky ke ibunya, Sumarni (51).

Saat mendengar harapan anaknya, Sumarni sempat ragu.

"Saya bilang uangnya dari mana nak. Risky cuma bilang 'saya minta restu dari orangtua, kalau orangtua merestui insyaallah pasti ada jalan'," kata Sumarni di rumahnya, Jalan DR Wahidin, Palu.

Ibunda Risky: Risky anak yang baik, suka membantu dan anaknya penurut, Rabu (19/2/2020)(KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATI)

Kepada ibunya, Risky juga menceritakan alasannya mau jadi polisi. Risky ingin membelikan orangtuanya rumah.

Keinginan itu terlontar lantaran sejak kecil, Risky tinggal di rumah berdinding papan.

Halaman
1234

Berita Populer