Ashraf Sinclair Meninggal

BCL Dinyinyir Netizen soal Massa Iddah, Ustaz Maulana: Bukan Berarti Wanita Dikurung di Rumah

Bunga Citra Lestari tampil di atas panggung, pada Jumat (28/2/2020) malam. Ini penampilan perdana BCL setelah meninggalnya Ashraf Sinclair

TRIBUNPALU.COM - Tak lama setelah Ashraf Sinclair meninggal, Bunga Citra Lestari (BCL) menguatkan diri untuk tetap hadir dalam beberapa acara.

Semenjak kepergian Ashraf Sinclair pada 18 Februari 2020 lalu, terhitung sudah empat kali BCL tampil menyanyi di depan publik.

Meski dengan wajah masih diliputi duka dan sesekali menangis, BCL tetap berusaha memberikan penampilan terbaik untuk orang-orang yang tengah menontonnya.

Penampilan pertama BCL setelah kepergian Ashraf ia lakukan di sebuah Mall di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Penampilan kedua dilakukan dalam acara bertajuk Romantic Valentine With Ronan Keating and Christian Bautista pada 29 Februari 2020.

Ketiga yakni saat menduduki kursi juri di acara Result and Reunion Show Indonesian Idol yang digelar di Studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada 2 Maret 2020.

Terakhir, yakni saat menjadi pengisi acara Malam Puncak Pemilihan Puteri Indonesia 2020 pada Jumat (6/3/2020).

Kenang Momen saat Noah Mengaji, Ibunda Ashraf Sinclair Beri Pujian untuk BCL: You Are Amazing

BCL Ulang Tahun pada Tanggal 22 Maret, Vidi Aldiano Ungkap Tak Ada Perayaan untuk Tahun Ini

Jelang 20 Hari Kepergian Ashraf Sinclair, BCL Ziarahi Makam Suami Ditemani Noah dan Keluarga Besar

Adik Ipar BCL Ungkap Momen Terakhirnya Bersama Ashraf Sinclair: 10 Hari Sebelum Ia Pergi

Dalam setiap penampilan, BCL selalu tampil dengan busana bernuansa hitam untuk menandakan bahwa dirinya masih berduka.

Ketegaran dan profesionalitas ibu dari Noah Sinclair itu pun mengundang simpati dan dukungan dari masyarakat luas.

Namun, ada beberapa netizen yang justru memberikan kritikan pada BCL.

Pelantun lagu 'Pernah Muda' itu dianggap tak menjalani masa Iddah saat suami belum lama ini meninggal dunia.

Kritikan dari para netizen soal masa iddah BCL pasca-kepergian Ashraf Sinclair. (Tangkapan layar kanal YouTube Surya Citra Televisi (SCTV))

Terkait hal ini, Ustaz Munawir dan Ustaz Maulana pun memberikan penjelasannya.

Ustaz Munawir mengatakan, pada umumnya masa iddah itu berlangsung selama 4 bulan.

"Di sini ketika ditinggal meninggal itu masa iddahnya 4 bulan," kata Ustaz Munawir.

Namun, masa iddah itu sendiri juga bergantung dari kondisi keluarga yang ditinggalkan.

"Tergantung nanti kita melihat dari kondisi misalnya istrinya lagi hamil, menunggu sampai kelahiran si janin," terangnya.

Sarankan Anies Baswedan agar Mulus Maju ke Pilpres 2024, Rocky Gerung: Cari Panggung Jadi Oposisi

Yuni Shara Bertemu Raffi Ahmad setelah Lama Putus: Pertanyaan Pertama dan 3 Tanggapan Nagita Slavina

Ashanty Tanya Soal Nikah Muda, Jawaban Tiara Idol Bikin Anang Terbahak: Aduh, Besok Masih UN

Sementara itu, Ustaz Maulana menjelaskan terkait ketentuan seseorang dalam menjalani masa iddah.

"Sebenarnya yang dimaksud masa iddah itu bukan berarti wanita itu dikurung dalam rumah, tidak," bantah Ustaz Maulana.

"Masa iddah itu artinya masa di mana tidak boleh menikah sebelum cukup selesai masa iddahnya,"

"Sebenarnya wanita yang ditinggal meninggal suaminya bukan berarti selama masa iddahnya harus tinggal di rumah, pakai baju hitam, tidak seperti itu," terangnya.

Ustaz Maulana mengungkapkan, agama islam tidak menghendaki seseorang yang berduka untuk berdiam diri meratapi kesedihannya.

"Islam tidak menghendaki seperti itu karena dikhawatirkan yang namanya merintih," tuturnya.

Sang Ustaz pun mengajak orang-orang terdekat dari keluarga yang berduka agar bisa menghibur dan memberikan dukungan.

"Makanya kita senantiasa menghibur orang yang berduka," pungkas Ustaz Maulana.

Aksi Gejayan Memanggil Tolak RUU Omnibus Law Disambut Baik oleh Mahfud MD

Perahu Cepat Paspampres Mengalami Kecelakaan di Sungai Sebangau, Enam Orang Tewas

Sarwendah Akui Tak Tahu Betrand Peto Dibully di Media Sosial: Sebenarnya Aku Hampir Nggak Tahu

Komentar Penulis Buku Islami

Seorang penulis bernama Kalis Mardiasih juga memberikan tanggapan terhadap masa iddah BCL yang jadi sorotan.

Melalui Instagram, Kalis Mardiasih turut membela BCL.

"BIAR NGGAK SALAH PAHAM SAMA "IDDAH"-NYA BCL

.
.
"BCL seharusnya masih masa iddah. Masa iddah tuh nggak boleh keluar-keluar rumah. Ini malah kerja nyanyi. Kelewatan banget!" Fikih iddah itu pada masanya adalah bukti kalau Islam sangat concern pada hak reproduksi perempuan. Kenapa perempuan yang nggak boleh keluar rumah, bukan laki-laki, selama 4 bulanan, itu untuk jaga-jaga siapa tahu si istri lagi hamil sebelum suaminya meninggal. Itu usaha pencegahan kalau misal dilamar lagi sama orang baru, dan ternyata hamil, dikhawatirkan nanti sulit nebak siapa Bapak si bayi. See, perempuan punya kondisi khusus, sedangkan laki-laki tidak.

Tapi plis deh. Zaman sekarang sudah ada kontrasepsi, orang tahu huseksnya berpotensi hamil atau nggak. Zaman sekarang ada USG. Zaman sekarang ada aplikasi buat ngitung masa subur. Sehingga, kehamilan perempuan diketahui nggak sampai 4 bulanan pas perutnya besar.

Jadi, kalau BCL keluar rumah buat kerja ya nggak apa. Ia perlu memenuhi kontrak. Ia perlu menyalurkan emosinya agar tetap sehat lahir dan batin. Perempuan keluar rumah zaman sekarang bisa menjaga dirinya dan untuk tujuan profesional, bukan semata tujuan-tujuan yang bersifat "seksualitas". Keluar rumahnya BCL bisa jadi lebih baik secara syariat dibanding jika ia di dalam rumah dan bertumpuk kesedihannya.
.
.
Syariat dan Fikih dalam Islam, zaman dulu dibuat dengan tujuan kemaslahatan. Seharusnya, hari ini pun kudu relevan untuk tujuan kemasalahatan itu. Islam nggak nyusahin kok Beragama seharusnya membuat kita simpatik dan empatik, bukannya malah bikin kesel manusia lain."

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Kata Ustaz Maulana Soal Masa Iddah BCL Setelah Ashraf Sinclair Meninggal, Jawab Nyinyiran Publik

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: TribunStyle.com

Berita Populer