Glenn Fredly Meninggal Dunia

Glenn Meninggal Dunia Rabu Malam, Pramono Anung: Pesanmu untuk Presiden Jokowi Sudah Saya Sampaikan

Penyebab meninggalnya Glenn Fredly diduga akibat penyakit meningitis atau radang otak.

TRIBUNPALU.COM - Sekretaris Kabinet Pramono Anung turut merasakan duka mendalam atas meninggalnya musisi Glenn Fredly.

Pramono mengatakan, bahwa dirinya telah menyampaikan pesan dari Glenn untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut disampaikan Pramono dalam sebuah postingan yang diunggah di laman Instagram pribadinya, @pramonoanungw.

Dalam postingannya, Pramono mengunggah sebuah video saat Glenn tengah bernyanyi membawakan lagu 'Sekali Ini Saja'.

Pramono juga menuliskan ucapan duka cita atas kepergian Glenn dalam keterangan video tersebut.

"RIP Bung @glennfredly309 pesanmu untuk Presiden @Jokowi sudah saya sampaikan.

Selamat jalan sahabat, doa banyak orang yang mencintaimu akan mengantarkanmu #mendoakan #selaludikenang #bersyukurmengenalmu," tulis Pramono.

Diketahui, Glenn Fredly meninggal dunia dalam usia 44 tahun pada Rabu (8/4/2020) sekira pukul 18.00 WIB.

Glenn dikabarkan meninggal dunia setelah menderita radang selaput otak atau meningitis.

Pemilik nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo ini menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Setia Mitra, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Pria kelahiran Jakarta, 30 September 1975 ini meninggalkan seorang istri, Mutia Ayu dan seorang anak perempuan.

Mengutip dari Kompas.com, jenazah Glenn akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, hari ini Kamis (9/4/2020).

Perwakilan keluarga Mozes Latuihamallo, membenarkan kabar bahwa Glenn Fredly meninggal pada Rabu pukul 18.47 WIB karena penyakit meningitis.

Mozes mengatakan, Glenn sempat mengeluhkan penyakitnya beberapa waktu lalu.

Namun, ayah dari Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo ini masih sanggup beraktivitas seperti biasa.

"Satu bulan terakhir, Glenn mulai merasakan tidak nyaman atas penyakit yang dideritanya, sehingga memutuskan untuk menjalani rawat inap," ujar Mozes.

Menurut Mozes, kondisi Glenn menurun selama tiga hari terakhir.

"Namun, masih bisa berinteraksi hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir pada 8 April 2020," kata Mozes.

Selain itu, Mozes juga mengimbau agar pelayat tidak menghadiri prosesi pemakaman Glenn.

"Tanpa mengurangi rasa hormat, kami berharap agar para pelayat tidak hadir dalam prosesi pemakaman dikarenakan situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan saat ini," ujar Mozes seperti dikutip Tribunnews.com dari Kompas.com.

Menurut pihak keluarga, doa saja sudah cukup untuk melepas kepergian pelantun tembang 'Januari' itu.

"Doa rekan-rekan sekalian di mana pun berada sudah lebih dari cukup untuk menguatkan kami dalam rasa duka ini," jelas Mozes.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri) (Kompas.com/Firda Janati/Melvina Tionardus)

Editor: Imam Saputro
Sumber: TribunMadura.com

Berita Populer