Kanal

Tanggapi #IndonesiaTerserah, Jessica Iskandar: Harusnya Masyarakat Berempati terhadap Tenaga Medis

Jessica Iskandar.

TRIBUNPALU.COM - Banyaknya pihak yang mulai merasa lelah melihat masyarakat Indonesia tak lagi peduli dengan adanya wabah virus corona Covid-19, tagar #IndonesiaTerserah pun menjadi ramai.

Bahkan, selama seminggu terakhir, tagar #IndonesiaTerserah menjadi trending di media sosial instagram dan twitter.

Ketidakpedulian masyarakat akan bahaya wabah virus corona covid-19, dituding tidak menghargai kinerja para tenaga media, baik dari dokter, perawat, hingga staff rumah sakit yang bekerja 24 jam ditengah pandemi ini.

Presenter dan komedian Jessica Iskandar (32) ikut berkomentar seputar viralnya tagar #IndonesiaTerserah ini.

Ia mengaku lebih menitikberatkan kepada dokternya.

Masyarakat Berdesakan di Mal di Tengah Aturan PSBB: Tak Hanya Sekali Terjadi, Tanggapan Sosiolog

Sudah Minta Maaf ke Prilly Tapi Tetap Dilaporkan Ruswan, Andre Taulany: Allah Tak Lupa Kebaikan

Pemuda di Lombok Tengah Ditangkap karena Tulis Komentar Polisi Dajal di Facebook

Jessica Iskandar menegaskan bahwa masyarakat yang tidak mengacuhkan wabah virus corona covid-19, sama saja tidak menghargai kerja keras tim medis yang berada di garda terdepan pemberantasan pandemi ini.

"Sebenarnya aku bisa rasain dokter mereka harus kerja. Mungkin mereka (tenaga medis) kerja 24 jam atau bahkan mereka enggak pulang ke rumah dan stay di rumah sakit, serta mereka harus jauh dari keluarga," kata Jessica Iskandar.

Tagar Indonesia Terserah viral (twitter)

Hal itu ia katakan ketika ditemui bersama Richard Kyle di gedung Trans TV, Kalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2020).

Jessica menganggap bahwa dalam tugasnya sebagai dokter dan perjuangannya saat ini, semua dikarenakan para tenaga medis sudah bersumpah untuk membantu menyembuhkan atau kembali menyehatkan masyarakat yang terinfeksi virus corona.

"Tapi kita seseorang bukan dokter kita harus punya empati, dokter sudah berkorban banyak untuk masyarakat, tapo kenapa masyarakat ditugasin pemerintah di rumah kenapa gak stay di rumah aja," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari

Berita Populer