Kanal

Menanti Kehamilan selama 9 Tahun, Rianti Cartwright: Masih Ada Stigma terhadap Infertilitas

Rianti Cartwright dan suaminya, Cassanova Alfonso.

TRIBUNPALU.COM - Pernah merasakan penantian lama mendapatkan buah hati, artis peran Rianti Cartwright akhirnya bicara tentang stigma masyarakat terkait infertilitas.

Menurut Rianti, masyarakat saat ini masih malu berbicara maupun bertanya seputar hal tersebut.

"Kami merasa masalah cek kemandulan atau infertility itu masih ada stigmanya. Jadi orang suka malu untuk ngomongin atau membahas atau bertanya," kata Rianti dalam vlog ITIKK Family, dikutip Kompas.com, Rabu (27/5/2020).

"Jadinya mereka enggak cari bantuan, enggak mulai-mulai," ujar Rianti.

Survei Catat 53,8 Persen Tak Puas Kinerja Jokowi Tangani Covid-19, Politisi PAN: Jadikan Ini Acuan

Donald Trump Kerap Tak Pakai Masker di Tempat Umum, Joe Biden: Itu Amat Bodoh

WHO Desak Indonesia Hentikan Penggunaan Klorokuin untuk Mengobati Pasien Covid-19

Ayahnya Ulangtahun ke-48, Dul Jaelani Sebut Ahmad Dhani Menginspirasinya untuk Jadi Lelaki Sejati

Masalah seperti itu sebenarnya umum ditemukan, apalagi di kota-kota besar yang tingkat stresnya tinggi.

Hanya saja, tak semua orang berani bicara dan mengakui, sehingga tak pernah memulai usaha mendapatkan buah hati.

Rianti yang butuh waktu hingga sembilan tahun dan harus mengupayakan bayi tabung untuk bisa mendapatkan keturunan berbagi kiat untuk siapa saja yang sekarang juga berjuang untuk memiliki buah hati.

"Jangan berharap tanpa usaha, dan ternyata di Indonesia teknologinya sudah ada," kata Rianti.

Tya Ariestya yang juga memiliki anak melalui proses bayi tabung itu kemudian mengatakan agar jangan takut lagi dengan stigma mandul.

"Jangan pernah takut sama judgement mandul, karena sebenarnya di dunia kedokteran, kata-kata mandul itu sudah enggak ada. Selama masih ada sperma, selama masih ada rahim, dan sel telur, itu masih bisa," kata Tya.

Kemudian disambung Rianti yang berkata, "Masih ada solusinya".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rianti Cartwright: Masyarakat Masih Malu Membahas Kemandulan"
Penulis : Rintan Puspita Sari

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com

Berita Populer