Situasi di Hong Kong Dikabarkan Memanas, Donald Trump Sebut akan Beri Respon yang ''Menarik''

Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, di Kebun Mawar Gedung Putih pada 14 April 2020, di Washington, DC.

Pemerintah Beijing diketahui ingin memberlakukan Undang Undang yang melarang pemisahan wilayah, sikap subversif, terorisme dan campur tangan asing di Hong Kong setelah berbulan-bulan protes demokrasi besar-besaran terjadi dari tahun lalu.

Aktivis di Hong Kong memperingatkan bahwa tindakan keras akan terjadi secara efektif yang artinya mengakhiri status khusus bekas jajahan kolonial Inggris, menikmati pemilihan umum, kebebasan pers dan kebebasan lain yang tidak ada di daratan utama China.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Trump akan Beri Respons Soal Tensi Hong Kong-China dalam Waktu Dekat

China Bakal Ambil Tindakan Balasan

Hubungan Amerika Serikat dengan China belakangan ini memanas.

Mulai dari saling sindir terkait pandemi virus corona atau Covid-19 hingga adu kuat di Laut China Selatan.

Belum lama ini juga Amerika Serikat mem-blacklist sejumlah perusahaan China karena diduga terlibat terkait isu penindasan kelompok minoritas Uighur di China.

Ketegangan kedua negara tersebut juga merembet ke Hong Kong.

China gerah atas dukungan AS terhadap aksi demonstrasi di Hong Kong yang menolak undang-undang keamanan untuk daerah administrasi tersebut.

Mengutip Reuters, Senin (25/5), China memperingatkan AS bahwa Beijing akan mengambil tindakan balasan jika AS bersikeras melemahkan kepentingannya di Hong Kong.

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com

Berita Populer