Kanal

Taman Hiburan di Jepang Dibuka Kembali, Pengunjung Dilarang Berteriak untuk Cegah Penularan Covid-19

Karakter Minnie Mouse dan Mickey Mouse di Tokyo Disneyland.

TRIBUNPALU.COM - Pandemi virus corona Covid-19 ikut berdampak pada sektor pariwisata dan rekreasi, seperti ditutupnya tempat-tempat wisata dan taman hiburan.

Sebab, tempat wisata di mana biasanya terdapat begitu banyak orang berkumpul memiliki risiko penularan virus yang tinggi.

Di Jepang, sejumlah taman hiburan seperti Tokyo Disneyland, Disney Sea, dan Universal Studios Japan di Osaka, telah ditutup sejak akhir Februari 2020 lalu.

Mengutip laman Mothership.sg, penghasilan dari kedatangan pengunjung menurun drastis hingga nyaris nol, meskipun ada masa liburan selama Golden Week Spring Jepang yang berlangsung antara Maret hingga April.

Kebiasaan Gunakan Masker Jadi Alasan Jepang Mampu Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19

Komedian Abdel Achrian Ungkap Sosok Mamah Dedeh, Kesan Pertama: Emak-emak Galak Tapi Kocak Banget

Beralih ke LG, Apple Tak Lagi Bergantung pada Samsung: iPhone 12 Dikabarkan Rilis pada November 2020

Kini, Jepang berencana untuk melakukan restart di berbagai sektor, termasuk pariwisata.

Hal ini lantaran angka kasus infeksi virus corona Covid-19 telah menurun.

Sejumlah taman hiburan pun akan dibuka dan memberlakukan langkah-langkah antisipasi dan pencegahan.

Asosiasi Taman Hiburan Jepang Barat dan Jepang Timur telah mempersiapkan dokumen "Panduan untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Jenis Baru."

Perusahaan yang menaungi Tokyo Disneyland/Disney Sea dan Universal Studios Japan, Oriental Land Japan dan USJ, juga melakukan hal yang sama.

Dokumen ini diunggah di situs fasilitas pemandian air panas Nagashima Resort di Prefektur Mie.

Karakter Minnie Mouse dan Mickey Mouse di Tokyo Disneyland. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu

Berita Populer