Selandia Baru Yakin Telah Hapus Virus Corona di Negaranya, Pasien Covid-19 Terakhir Sudah Sembuh

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern.

Dia mengatakan fokus pemerintah akan berada di perbatasan negara itu, di mana isolasi dan karantina akan berlanjut.

Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru, Ashley Bloomfield, mengatakan tidak memiliki kasus baru merupakan tanda penting dalam perjalanan Selandia Baru melawan Covid-19.

Tetapi, ia juga menambahkan kewaspadaan yang berkelanjutan terhadap Covid-19 akan terus berjalan dan menjadi poin yang sangat penting.

Bandara Gisborne, Bandara unik di Selandia Baru (Instagram/surendargupta)

Menurut para ahli, sejumlah faktor telah membantu negara berpenduduk lima juta jiwa ini dalam memberantas Covid-10 secara cepat.

Lokasinya yang terpencil di Pasifik Selatan menyediakan waktu untuk mengamati bagaimana penyebaran wabah di negara-negara lain.

Disamping itu, sang Perdana Menteri, pun bertindak tegas dengan memberlakukan lockdown ketat di awal wabah.

Oleh karena itu, Selandia Baru memiliki 1.154 kasus corona dengan hanya 22 kematian.

Umat ​​paroki melakukan social distancing di dalam sebuah gereja di Whangarei, Selandia Baru.

Sementara itu, China telah melaporkan empat kasus baru, semuanya dibawa dari luar negeri.

Negara itu secara resmi mengumumkan total 4.634 kematian dari 83.040 total kasus sejak virus pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan pada akhir tahun lalu.

Korea Selatan pun melaporkan 38 kasus baru, yang lebih banyak di wilayah Seoul, ketika sekolah dibuka kembali.

Menteri Kesehatan Park Neunghoo pun meminta pejabat untuk memeriksa persediaan peralatan pengujian jika infeksi berlanjut.

(Tribunnews.com/Maliana)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Selandia Baru Berhasil Hapus Virus Corona di Negaranya, Pasien Covid-19 Terakhir Dinyatakan Sembuh

Berita Populer