Salah Satu Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Minta Maaf, Sebut Tidak Ada Tunggangan Politik

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok BTP)

TRIBUNPALU.COM - Seorang penggemar Veronica Tan menyebarkan informasi atau pesan tidak pantas terhadap Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok di media sosial.

Kini, wanita berinisial KS (67) tersebut merasa menyesal dan meminta maaf.

KS pun telah ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik Ahok.

"Memang saya telah melakukan suatu kekhilafan yang didasarkan emosi karena saya merasa bahwa saya adalah sesama wanita yang juga pernah mengalami hal seperti yang dialami Bu Vero," kata KS di Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020).

Ia juga memastikan tidak ada tunggangan politik atau golongan tertentu saat menyerang Ahok dan keluarga.

"Saya tidak ada tunggangan politik, golongan tertentu. Murni hanya berdasarkan nalar dan nurani kaum wanita. Dan itu juga ada pemicunya. Kami sering sekali melihat video-video BTP untuk melakukan klarifikasi," jelasnya.

Atas dasar itu, KS mengaku menyesal dan meminta belas kasih kepada Ahok untuk memaafkannya.

Sebaliknya, ia mengharapkan ada mediasi yang bisa ditempuh untuk tak melakukan jalur hukum.

Rambut Wakil Wali Kota Palu Pasha Ungu Dicat Pirang, Mendagri: Harusnya Bertindak sebagai Negarawan

Kendalikan Penyebaran Covid-19, Vietnam Kerahkan Sistem Tracing Berkekuatan Penuh

Kisah di Balik Pelarian Djoko Tjandra yang Berakhir di Malaysia setelah 11 Tahun Buron

Viral Kasus Fetish Kain Jarik Gilang di Twitter, Universitas Airlangga akan Ambil Tindakan Tegas

"Saya menyesal setelah saya tahu begini. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Saya harus mencari solusinya dan saya betul-betul minta maaf kepada Bapak BTP. Sekiranya ada jalan untuk mediasi melalui pengacaranya, saya mohon diberikan kesempatan itu," jelasnya.

Bukan tanpa alasan, ia menyebutkan umurnya kini telah memasuki lansia.

Halaman
1234

Berita Populer