Wisata Palu

Weekend, Pantai Talise Palu Dipadati Pengunjung dan Pedagang Kaki Lima

Penulis: Alan Sahrir
Editor: mahyuddin
Pedangan kaki lima di Pantai Talise di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikilore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (21/3/2021).

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pantai Talise di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikilore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, tidak hanya menyajikan tempat permandian namun juga aneka Kuliner.

Pantai Talise diambil dari kata Kaili yang berarti Ketapang.

Menurut masyarakat setempat, pada waktu dulu, banyak pohon ketapang di pantai itu sehingga diberi nama Pantai Talise (Pantai Ketapang).

Pantai tersebut kini menjadi destinasi wisata favorit warga sekitar dan tetangga, utamanya di akhir pekan.

Baca juga: Pemungutan Suara Ulang di 2 Desa Morowali Utara, Begini Reaksi KPU

Baca juga: Sebaran Covid-19 di Birobuli Utara Tembus 240 Kasus, Buluri Hanya 2 Kasus

Baca juga: Hari Kelima Pencarian Orang Hilang di Hutan Sibado Donggala Nihil

Pedangan kaki lima di Pantai Talise di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikilore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (21/3/2021). (TRIBUNPALU.COM/ALAN)

Tak hanya pengunjung, tempat itu juga dilirik pedagang kaki lima untuk menawarkan berbagai jajanan.

Ada puluhan pedagang kaki lima memadati tanggul pantai tersebut.

Mulai dari nasi kuning, es krim, bubur, hingga kue tradisional.

Untuk harganya pun terbilang cukup murah.

Untuk jenis kue tradisional dibanderol seribu rupiah hingga Rp 5 ribu.

Sementara nasi kuning Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu.

Pengunjung Pantai Talise Irwan mengatakan, dia memboyong keluarganya dari pagi ke pantai untuk berendam di laut dan menyantap nasi kuning.

"Saya bangun pagi-pagi biar tidak kehabisan nasi kuning di sini, karena menurut saya nasi kuningnya enak, apalagi Minggu begini cepat sekali habis," ujarnya, Minggu (21/3/2021).

Menurut Irwan, setiap hari libur pengunjung pantai talise selalu membludak.(*)