Berita Duka

PW Muhammadiyah Sulteng Harap Ada Penerus Ulama Wanita Seperti Prof Huzaemah

Penulis: fandy ahmat
Editor: mahyuddin
Sekretaris PW Muhammadiyah Sulteng Muh Amin Parakkasi

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wafatnya Prof Huzaemah Tahido Yanggo turut meninggalkan duka mendalam bagi Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah (Sulteng). 

Wanita kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, itu dikenal sebagai tokoh ulama wanita di Indonesia. 

Sekretaris PW Muhammadiyah Sulteng Muh Amin Parakkasi mengaku telah mengenal Prof Huzaemah sejak lama. 

Sebab Prof Huzaemah merupakan tenaga pengajar di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). 

"Beliau ulama dengan pemikiran moderat sehingga bisa diterima banyak kalangan. Almarhumah merupakan pengajar di UMJ. Prof Huzaemah termasuk sosok berjasa terhadap dunia pendidikan yang dibina Muhammadiyah," ujar Amin, Sabtu (24/7/2021). 

Baca juga: Bangun Solidaritas Antar OPD Jadi Strategi Rusdi Mastura Percepat Pembangunan di Sulteng

Amin mengisahkan, Prof Huzaemah Tahido Yanggo memiliki banyak pemahaman terutama di bidang perbandingan mazhab fikih. 

Hal ini membuat Prof Huzaemah menjadi diantara sedikit ulama wanita yang menguasai hukum-hukum Islam dari tiap mazhab, mulai dari Hanafi, Maliki, Syafii dan Hanbali. 

"Beliau salah satu kader terbaik daerah dan telah banyak berkiprah di tingkat nasional. Insya Allah almarhumah husnul khotimah. Kami berharap di Sulawesi Tengah akan lahir sosok segemilang beliau," ucap Amin. 

Prof Huzaemah Tahido Yanggo (Handover)

Prof Huzaemah menghembuskan nafas terakhir di RSUD Banten, Jumat (23/7/2021) pukul 06.10 WIB usai berjuang melawan Covid-19. 

Halaman
12