Virus Corona di Sulteng

Palu Masih PPKM Level 4, DPRD Kota Palu Sesalkan Kesalahan Data BOR

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Muh Ruliansyah
Ketua Komisi A DPRD Kota Palu Mutmainah Korona

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Komisi A DPRD Kota Palu Mutmainah Korona menyesalkan kesalahan data Bed Occupancy Ratio (BOR) alias keterisian rumah sakit dari pemerintah kota.

Akibat kesalahan itu, PPKM Level 4 Palu diperpanjang hingga 20 September.

Legislator Nasdem itu meminta pemerintah agar lebih teliti dalam memberikan data kepada pemerintah pusat agar level PPKM bisa turun.

"Masyarakat kita yang menjadi korban dari kesalahan itu, utamanya teman-teman UMKM," ujar Mutmainah Korona via Whatsapp, Minggu (12/09/2021).

Mutmainah Korona menjelaskan, data kasus Covid-19 terus menunjukan penurunan dan hasil bagus.

Namun, akibat kesalahan data, Kota Palu masih masuk dalam PPKM Level 4.

Baca juga: Pesona Pantai Bambahano Donggala, Hipnotis Pengunjung Berlama-lama

"Dari data yang terus menurun bahkan memasuki zona kuning atas kerja bersama yang luar biasa. Kerja keras itu kini tak ada apa-apanya karena perpanjangan PPKM Level IV sampai minggu depan," ucap alumni P ondok Pesantren Muhammdiyah Ummul Mukminin tersebut.

Mutmainah meminta Pemerintah Kota Palu segera berbenah dan mengevaluasi internalnya.

"Saya meminta Pemkot segera membenahi hal ini dan sebaiknya evaluasi di internal pemerintahan," tuturnya.

Ia berharap ada solusi alternatif untuk segera melonggarkan aktifitas sosial, agar pelaku usaha mulai berjalan seperti biasa.

Baca juga: Wali Kota Hadianto Sebut Ada Kesalahan Pengelolaan Data, Makanya Masih Terapkan PPKM Level 4

Sebelumnya, Hadianto Rasyid menyebut ada kesalahan dalam pengelolaan data BOR rumah sakit rujukan Covid-19.

Menurutnya, saat ini data BOR rumah sakit rujukan Covid-19 berada di bawah 30 persen.

Sedangkan standar BOR menurut WHO ialah 60 persen.

Hadianto Rasyid juga menyebut, Kota Palu seharusnya sudah bisa masuk dalam level dua Penyebaran Covid-19.(*)