Akhirnya Terungkap Fakta Soal Saldo Rp 100 T di Rekening Brigadir J, Pihak Bank Buka Suara

Editor: Muh Ruliansyah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Foto Copy Dokumen Transaksi Saldo Rekening Brigadir J jadi sorotan publik. Dalam dokumen tersebut, terlihat nominal saldo rekening Brigadir J hampir capai 100 Triliun Rupiah.

TRIBUNPALU.COM - Kabar mengenai saldo fantastis senilai Rp 100 T di rekening Brigadir J tengah menjadi perbincangan publik.

Kabar itu muncul setelah beredar foto dokumen rekening Brigadir J media sosial.

Dokumen rekening Brigadir J itu pertama kali diungkap dari kanal YouTube Irma Hutabarat.

Dokumen ini pun viral di media sosial. Dalam dokumen tersebut tertera nama Brigadir J (Nofriansyah Yosua), tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, alamat, nomor rekening, nilai nominal, dan jenis transaksi.

Baca juga: Gegara Rp 100 T, Ferdy Sambo Bisa Kena Masalah Baru, Pakar Cium Kejanggalan

Namun yang menjadi sorotan ialah nilai nominal yang mencapai Rp 99,99 triliun atau hampir Rp 100 triliun yang diduga sebagai jumlah saldo tabungan milik Brigadir J.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengungkapkan nilai nominal sebesar Rp 99,99 triliun tersebut bukanlah jumlah saldo pemilik rekening.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo Budiprabowo mengatakan, nilai nominal Rp 99,99 triliun tersebut merupakan nilai pemblokiran atau penghentian sementara transaksi dengan nominal angka maksimum, bukan jumlah saldo milik nasabah Yosua.

"Oleh karena itu perlu kami luruskan dan tegaskan disini bahwa nilai nominal dalam dokumen berita acara tersebut bukanlah nominal transaksi ataupun saldo rekening nasabah, sebagaimana dibahas dalam kanal YouTube tersebut," ujar Okki saat dihubungi Kompas.com, Jumat (25/11/2022).

Dia menjelaskan, nilai nominal Rp 99,99 triliun merupakan format dokumen berita acara penghentian sementara transaksi bank yang harus dibuat sesuai dengan yang disyaratkan maupun dalam format berdasarkan Peraturan PPATK Nomor 18 Tahun 2017.

Kemudian, beberapa dokumen yang disampaikan pada kanal YouTube tersebut berupa Berita Acara Penghentian Sementara Transaksi dan Surat Pemberitahuan kepada nasabah.

"BNI adalah bank milik negara yang selalu menghormati dan mendukung proses hukum guna mencari fakta dan keadilan," tegas Okki.

Ferdy Sambo Terancam Masalah Baru

Belum usai kasus pembunuhan terhadap Brigadir J, kini masalah baru mengancam eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.

Masalah baru bagi Ferdy Sambo muncul setelah terungkap saldo fantastis di rekening Brigadir J.

Halaman
1234

Berita Terkini