BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, IHSG Rebound dan Rupiah Menguat
Di saat yang sama, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat dari Rp18.335 per dolar AS menjadi Rp18.063 per dolar AS.
Ringkasan Berita:
- Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen mendapat respons positif dari pasar.
- IHSG rebound dari 5.350 menjadi 5.574, sementara rupiah menguat dari Rp18.335/USD menjadi Rp18.063/USD. Mata uang regional lain seperti dolar Singapura, ringgit Malaysia, yuan China, dan dolar Australia juga menguat.
- Selain BI Rate, Deposit Facility naik menjadi 4,50?n Lending Facility menjadi 6,25 % .
TRIBUNPALU.COM – Keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen langsung mendapat respons positif dari pasar keuangan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan, sementara nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat dan sejumlah mata uang utama lainnya.
Berdasarkan pantauan TribunPalu.com pada Selasa (9/6/2026), IHSG yang sempat berada di level 5.350 bergerak rebound hingga mencapai 5.574 pada pukul 15.42 WITA.
Di saat yang sama, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat dari Rp18.335 per dolar AS menjadi Rp18.063 per dolar AS.
Penguatan rupiah juga terjadi terhadap sejumlah mata uang lainnya. Dolar Singapura melemah dari Rp14.100 menjadi Rp14.000, ringgit Malaysia dari Rp4.500 menjadi Rp4.400, yuan China dari Rp2.700 menjadi Rp2.600, serta dolar Australia dari Rp12.800 menjadi Rp12.700.
Baca juga: Penjelasan Kepala BGN Nanik S Deyang Terkait Isu Dapur MBG Tutup Massal
Kenaikan suku bunga tersebut diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan Bank Indonesia yang digelar pada Selasa (9/6/2026). Selain menaikkan BI Rate menjadi 5,50 persen, BI juga meningkatkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50 persen dan Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,25 persen.
Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah yang tengah menghadapi tekanan akibat gejolak global.
“Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen yang ditetapkan Pemerintah,” ujar Ramdan dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih memengaruhi pasar keuangan global dan menekan pergerakan mata uang berbagai negara, termasuk Indonesia. Kenaikan BI Rate juga ditujukan untuk meningkatkan daya tarik investasi portofolio sehingga dapat mendorong masuknya kembali aliran modal asing ke pasar domestik.
Dalam evaluasi sejak RDG Bulanan pada 19–20 Mei 2026, Bank Indonesia mencatat pelemahan nilai tukar rupiah lebih besar dari perkiraan sebelumnya.
Kondisi tersebut dipicu oleh berlanjutnya gejolak global, meningkatnya permintaan valuta asing di dalam negeri, serta keluarnya sebagian investasi portofolio asing dari Indonesia.
Baca juga: Polres Buol Gelar Turnamen Mobile Legends Berhadiah Jutaan Rupiah
Untuk memperkuat stabilisasi rupiah, BI turut menaikkan struktur suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) pada seluruh tenor, yakni 6, 9, dan 12 bulan. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan imbal hasil investasi portofolio di Indonesia agar tetap kompetitif dan menarik minat investor asing.
Selain itu, BI memberikan insentif berupa penurunan tingkat swap lindung nilai (hedging swap) sebesar 10 persen bagi investor asing.
| BI Sulteng Edukasi Pedagang Warung Sari Laut Kenali Uang Palsu dan Tukar Uang Rusak |
|
|---|
| Kemenkum Sulteng dan Bank Indonesia Kolaborasi Optimalkan Layanan Hukum |
|
|---|
| Fitur Keamanan Rupiah Masuk Tiga Besar Dunia, BI Sulteng Perkuat Edukasi 3D |
|
|---|
| BI Sulteng Hancurkan 3.000 Lembar Uang Palsu, Perangi Peredaran Uang Palsu di Masyarakat |
|
|---|
| BI Sulteng Musnahkan Lebih dari 3.000 Lembar Uang Rupiah Tidak Asli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-pertukaran-mata-uang-rupiah.jpg)