Rabu, 10 Juni 2026

Palu Hari Ini

Dapur MBG Sekunder Palu Siap Sasar Balita, Ibu Hamil dan Busui dalam Program MBG

Dapur MBG Sekunder Palu saat ini telah melayani 3.463 penerima manfaat per hari dari 11 sekolah di Kota Palu, dan terus memperluas cakupan.

Tayang:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Robit/TribunPalu.com
MBG BERSIAP - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekunder Kota Palu bersiap memperluas jangkauan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyasar kelompok baru, yakni balita, ibu menyusui, dan ibu hamil (B3). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekunder Kota Palu bersiap memperluas jangkauan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyasar kelompok baru, yakni balita, ibu menyusui, dan ibu hamil (B3).

Kepala SPPG Dapur Sekunder Palu, Samuel Gultom, mengatakan pihaknya kini sedang melakukan pemutakhiran data penerima manfaat di tingkat kelurahan melalui kader setempat.

“Kan ada juga itu B3  balita, busui, dan buhamil akan kita jalankan, masih sementara menunggu data dari kelurahan,” ujar Samuel kepada TribunPalu.com, Rabu (22/10/2025).

Baca juga: Gapki Sulawesi Sebut Digitalisasi Sangat Penting dalam Bisnis Sawit

Ia menjelaskan, pendistribusian makanan bergizi bagi kelompok B3 nantinya akan dilakukan melalui posyandu, bekerja sama dengan kader-kader di wilayah.

“Jadi kita datang ke kelurahan, ketemu ibu-ibu kader. Mereka yang mengumpulkan ibu hamil, balita, dan ibu menyusui untuk menerima makanan MBG,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, kelompok B3 ini akan mendapatkan dua jenis porsi berbeda sesuai kebutuhan gizi. 

Balita akan menerima porsi kecil, sedangkan ibu hamil dan menyusui akan mendapat porsi besar.

Adapun nilai gizi dan biaya tiap porsi diatur oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai berikut:

Baca juga: Narasumber Celebes Forum Gapki di Palu: Sertifikasi ISPO Perlu untuk Tingkatkan Daya Saing

Porsi kecil: bahan baku Rp8.000, sewa wadah Rp2.000, biaya operasional Rp3.000, total Rp13.000 per ompreng.

Porsi besar: bahan baku Rp10.000, sewa wadah Rp2.000, biaya operasional Rp3.000, total Rp15.000 per ompreng.

Samuel menambahkan, Dapur MBG Sekunder Palu saat ini telah melayani 3.463 penerima manfaat per hari dari 11 sekolah di Kota Palu, dan terus memperluas cakupan sesuai arahan program nasional.

Dapur tersebut resmi beroperasi pada Senin (6/10/2025) di bawah Yayasan Khatulistiwa Biga Hutama, berlokasi di Jl. Sekunder No. 27, Kecamatan Palu Selatan.

Sebanyak 49 tenaga kerja dikerahkan untuk memastikan distribusi makanan berjalan lancar setiap hari. 

Dapur ini juga tengah dalam proses sertifikasi resmi dari pusat, mencakup sertifikat chef, SLHS, sertifikat halal dari MUI, dan sertifikat air bersih.

Baca juga: Cegah Data Ganda, Bawaslu Sulteng Gelar Evaluasi PDPB Triwulan III di Donggala

“Dalam minggu ini rencananya tim BGN akan turun langsung untuk pelatihan tenaga kerja kami,” ujar Samuel.

Dapur MBG Sekunder Palu dipimpin oleh seorang chef berpengalaman yang pernah bekerja di Hotel Santika Palu, yang kini memastikan kualitas dan standar gizi tetap sesuai pedoman nasional MBG.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved