Selasa, 28 April 2026

Palu Hari Ini

Disperindag Palu Pastikan Kenaikan Harga Cabai Jelang Nataru Masih Wajar dan Terkendali

Hal itu disampaikan Zulkifli usai pihaknya melakukan pemantauan langsung di dua pasar utama di Kota Palu, yakni Pasar Manonda dan Pasar Masomba.

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
KENAIKAN HARGA BAHAN POKOK - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu memastikan kenaikan harga cabai menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih dalam batas wajar dan belum mengganggu stabilitas pasar. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu memastikan kenaikan harga cabai menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) masih dalam batas wajar dan belum mengganggu stabilitas pasar.

Kepala Disperindag Palu, Zulkifli, mengatakan meski terjadi fluktuasi harga pada sejumlah komoditas, khususnya cabai, kondisi tersebut masih terkendali dan stok bahan pokok dipastikan aman hingga perayaan Nataru.

Hal itu disampaikan Zulkifli usai pihaknya melakukan pemantauan langsung di dua pasar utama di Kota Palu, yakni Pasar Manonda dan Pasar Masomba.

Baca juga: Rendahnya Kehadiran Apel Pagi, Bupati Morowali Iksan Beri Peringatan Keras ke ASN dan PPPK

“Memang ada fluktuasi harga, khususnya cabai rawit, cabai merah, dan cabai keriting. Tapi masih dalam batas kewajaran,” ujar Zulkifli, saat ditemui di ruang kerjanya, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikolure, Kota Palu, Kamis (18/12/2025) sore. 

Ia merinci, harga cabai rawit merah saat ini berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram. 

Sementara cabai keriting, khususnya di Pasar Masomba, tercatat sekitar Rp35.000 per kilogram.

Selain cabai, harga bawang merah juga mengalami penyesuaian, yakni berada pada rentang Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Meski demikian, ketersediaan stok dinilai masih mencukupi.

Zulkifli menegaskan, dari sisi pasokan, kebutuhan bahan pokok di Kota Palu dipastikan aman hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Baca juga: Sidang Ammar Zoni, Sang Aktor Bantah Terima Upah Rp10 Juta dari Hasil Jual Sabu

Masyarakat pun diimbau tidak panik serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Palu agar berbelanja secara bijak, tidak melakukan penimbunan, dan tidak membeli dalam jumlah berlebihan. Insyaallah kebutuhan pokok lain seperti beras, minyak goreng, telur, dan tepung mencukupi untuk Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.

Menurut Zulkifli, kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan merupakan fenomena yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan masyarakat. 

Hukum pasar pun berlaku ketika permintaan naik, sehingga harga sejumlah komoditas ikut terdongkrak.

Baca juga: Jelang Nataru 2026, Polres Sigi Amankan 1.701,5 Liter Miras dan Tindak Penyakit Masyarakat

“Biasanya yang paling banyak dicari itu beras, minyak goreng, bawang merah, dan cabai. Namun pengalaman sebelumnya, setelah perayaan Natal dan Tahun Baru selesai, harga-harga tersebut akan berangsur turun dan kembali stabil,” pungkas Zulkifli.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved