Selasa, 19 Mei 2026

Palu Hari Ini

Fraksi PDIP Palu Kompak Tolak Wacana Pemilihan Gubernur oleh DPRD

Salah satunya disampaikan anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi PDI Perjuangan, Zet Pakan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Robit/Robit Silmi
Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi PDI Perjuangan, Zet Pakan, saat ditemui di Ruang Komisi C DPRD Kota Palu, Kamis (21/1/2026). Ia menegaskan seluruh kader PDIP kompak menolak pemilihan gubernur oleh DPRD. 
Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi PDI Perjuangan, Zet Pakan, menegaskan seluruh kader partai, dari tingkat pusat hingga daerah, menolak wacana pemilihan gubernur oleh DPRD.
  • Penolakan ini merupakan sikap resmi partai dan tidak ada perbedaan pandangan di internal PDI Perjuangan terkait metode pemilihan kepala daerah.
  • Zet Pakan menekankan wacana tersebut tidak sesuai dengan semangat reformasi dan demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam memilih pemimpin.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Penolakan terhadap wacana pemilihan Gubernur oleh DPRD tidak hanya datang dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Palu, tetapi juga disuarakan secara serempak oleh seluruh anggota fraksi.

Salah satunya disampaikan anggota DPRD Palu dari Fraksi PDI Perjuangan, Zet Pakan.

Pria keturunan Toraja itu menegaskan bahwa sikap penolakan tersebut merupakan sikap resmi partai dan berlaku secara menyeluruh, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Baca juga: Putra Asal Donggala Resmi Jadi Danlanal Palu, Wabup Dorong Pemuda Meneladani Prestasinya

Hal itu disampaikan Zet Pakan saat ditemui di Ruang Komisi C DPRD Palu, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kamis (21/1/2026).

“Kami kader Fraksi PDI Perjuangan sepakat dan tegak lurus menolak pemilihan gubernur oleh DPRD,” tegasnya.

Menurut Zet Pakan, tidak ada perbedaan pandangan di internal partai. 

Seluruh kader, baik di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota, memiliki sikap yang sama.

“Saya rasa semua sama, mulai dari tingkat pusat, daerah, sampai kabupaten dan kota,” ujarnya.

Ia menegaskan, wacana pemilihan gubernur oleh DPRD tidak sejalan dengan semangat reformasi dan nilai-nilai demokrasi yang telah diperjuangkan selama ini. 

Menurutnya, demokrasi harus tetap menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam menentukan pemimpin.

Baca juga: Layanan ATR/BPN Kian Efisien, Warga Semarang Puji Kecepatan Cek Berkas Lewat Sistem Digital

“Semua itu tidak sejalan dengan perjuangan demokrasi yang menjadikan masyarakat sebagai pemegang tahta tertinggi dalam pemilihan kepala daerah,” kata Zet Pakan.

Ia menambahkan, Praksi PDI Perjuangan akan tetap konsisten menjaga nilai-nilai demokrasi serta amanat reformasi.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved