Jumat, 10 April 2026

Palu Hari Ini

Perairan Selat Makassar Jadi Jalur Sampah Laut ke Pesisir Palu

Hal ini terjadi karena perairan Selat Makassar menjadi jalur masuk sampah laut dari kapal dan wilayah lain ke pesisir Palu.

Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Supriyanto
Sekretaris DLH Kota Palu, Ibnu Mundzir. 
Ringkasan Berita:
  • Sebagian besar sampah di Pantai Dupa Palu berasal dari luar daerah melalui perairan Selat Makassar.
  • Sampah yang menumpuk merusak dan membunuh sebagian kawasan mangrove sepanjang 5 kilometer.
  • DLH akan melibatkan aparat, komunitas, dan lembaga pemerintah untuk pembersihan dan pemulihan kawasan.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu meninjau langsung kondisi sampah yang menumpuk di Pantai Dupa, Kelurahan Layana Indah, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Minggu (25/1/2026).

Sekretaris DLH Palu, Ibnu Mundzir, menyampaikan bahwa mayoritas sampah ditemukan di lokasi bersumber dari luar daerah. 

Hal ini terjadi karena perairan Selat Makassar menjadi jalur masuk sampah laut dari kapal dan wilayah lain ke pesisir Palu.

Baca juga: Menteri Transmigrasi RI Akan Tinjau Pengembangan Durian, Kakao, dan Kelapa di Sulteng

“Rata-rata jenis sampah yang kami temukan berasal dari luar, karena perairan kita pusat dari Selat Makassar sehingga sampah dari kapal di laut masuk ke sini,” jelas Ibnu Mundzir.

Selain menumpuknya sampah, DLH Palu juga menemukan kerusakan pada kawasan mangrove.

Sampah Pesisir Pantai Dupa Palu Merusak Ekosistem dan Ganggu Aktivitas Nelayan
Sampah Pesisir Pantai Dupa Palu Merusak Ekosistem dan Ganggu Aktivitas Nelayan (Supriyanto/TribunPalu/Supriyanto)

Beberapa tanaman mangrove bahkan mati akibat terjangan sampah yang menghantam kawasan konservasi.

DLH Palu berencana melibatkan aparat TNI, kepolisian, komunitas, dan lembaga pemerintah untuk membersihkan sampah serta melakukan pemulihan kawasan mangrove sepanjang sekitar 5 kilometer.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Pastikan Kesiapan Infrastruktur untuk Kunjungan Menteri Transmigrasi

Masyarakat diimbau turut menjaga kebersihan pesisir dan mengurangi pembuangan sampah sembarangan agar kerusakan lingkungan dapat diminimalisir.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved