Rabu, 20 Mei 2026

Komunitas Sulteng

Tiara Alisa Jalankan Nasi Darurat Palu Baru 10 Hari, 84 Mahasiswa Pernah Terbantu dalam Sehari

Hal ini digagas Tiara Alisa, 24 tahun, asal Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, melalui akun Instagram @nasidaruratpalu.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Supriyanto
NASI DARURAT PALU - Nasi Darurat Palu kini hadir sebagai solusi bagi mahasiswa kos-kosan yang kesulitan memperoleh makanan sehari-hari. Hal ini digagas Tiara Alisa, 24 tahun, asal Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, melalui akun Instagram @nasidaruratpalu. 
Ringkasan Berita:
  • Tiara Alisa, 24 tahun, mendirikan akun Instagram @nasidaruratpalu untuk membantu mahasiswa kos-kosan yang kesulitan mendapatkan makanan sehari-hari.
  • Dalam sehari, Tiara melayani 84 mahasiswa dengan total pengeluaran pribadi mencapai Rp1,3 juta, membayar langsung melalui QR Code atau E-Wallet warung.
  • Untuk mengatur permintaan yang banyak, Tiara menetapkan dua sesi pelayanan setiap hari, pukul 10.00–12.00 WITA dan 16.00–19.00 WITA, agar bantuan tetap tepat sasaran.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU – Nasi Darurat Palu kini hadir sebagai solusi bagi mahasiswa kos-kosan yang kesulitan memperoleh makanan sehari-hari.

Hal ini digagas Tiara Alisa, 24 tahun, asal Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, melalui akun Instagram @nasidaruratpalu.

Tiara Alisa mengungkapkan, inisiatif ini lahir dari pengalaman pribadinya saat kuliah, melihat teman-temannya kerap menahan lapar karena keterbatasan biaya atau belum mendapatkan kiriman dari keluarga.

Baca juga: Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

“Awalnya ini untuk teman-teman seperjuangan saya saat kuliah. Banyak yang menahan lapar karena belum dapat kiriman dari rumah, tapi tidak mau minta bantuan. Dari situ muncul ide akun ini,” ungkap Tiara saat ditemui TribunPalu.com, Selasa (19/5/2026).

Akun Nasi Darurat Palu baru berjalan sejak 8 Mei 2026.

Di hari pertama, Tiara melayani 22 mahasiswa yang membutuhkan bantuan makanan.

Namun, jumlah permintaan meningkat drastis keesokan harinya, dimana 84 mahasiswa meminta dibelikan makanan, dengan total pengeluaran pribadi Tiara mencapai Rp1,3 juta.

“Karena saya sendiri, jadi semua pembayaran langsung saya lakukan melalui rekening pribadi ke QR Code atau E-Wallet warung yang dituju mahasiswa,” jelasnya.

Menghadapi lonjakan permintaan, Tiara akhirnya menetapkan batas layanan menjadi dua sesi setiap hari, yakni pukul 10.00–12.00 WITA dan 16.00–19.00 WITA.

Baca juga: Mahasiswi Untad Jadi Korban Eksibisionisme di Depan Kampus Saat Ambil Data Akademik

Ia berharap, jadwal itu tetap bisa membantu mahasiswa yang membutuhkan tanpa mengurangi efektivitas bantuan.

Tiara, yang merupakan lulusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako (Untad), menyatakan tujuan utama akun ini adalah memastikan mahasiswa kos-kosan tetap memperoleh asupan makanan sehari-hari meski dalam kondisi darurat.

“Saya berharap, lewat Nasi Darurat Palu, mahasiswa yang kesusahan dapat terbantu tanpa merasa malu atau canggung meminta bantuan,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved