Senin, 25 Mei 2026

Palu Hari Ini

Ikut Bermain di Ayo Bermain Palu, Mutmainah Korona : Ruang Ini Harus Dirawat dan Dijaga

Permainan tradisional digagas oleh tim Ayo Bermain Palu yang terinspirasi dari kelompok bermain di ibu Kota Jakarta.

Tayang:
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Supriyanto
Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, turut mengikuti euforia dalam permainan tradisional di lapangan Vatulemo. 

Ringkasan Berita:
  • Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, turut serta dalam kegiatan permainan tradisional di Lapangan Vatulemo yang digagas tim “Ayo Bermain Palu”, terinspirasi dari komunitas bermain di Jakarta. 
  • Ia mengapresiasi inisiatif tersebut karena membuka ruang komunikasi antar generasi, termasuk Gen Z, Gen Alpha, Milenial, dan Baby Boomers, serta mendorong inklusi sosial.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, turut mengikuti euforia dalam permainan tradisional di Lapangan Vatulemo.

Legislator partai Nasdem itu tampak asyik ikut dalam permainan lompat karet yang menjadi salah satu permainan paling ramai diikuti para remaja.

Saat diwawancarai awak media, ia sangat mengapresiasi para penggagas permainan tradisional itu.

Permainan tradisional digagas oleh tim Ayo Bermain Palu yang terinspirasi dari kelompok bermain di ibu Kota Jakarta.

"Saya salut sama tim yang menggagas permainan tradisional ini," ungkapnya kepada awak media pada Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, momentum seperti itu dapat membuka ruang-ruang lebih komunikatif.

"Karena kekhawatiran kita gadget saat ini merenggus hingga ke individual, ketika ada ruang ini anak muda saling bertemu, terutama gen Z dan gen Alpha," ucapnya.

Baca juga: Ayo Bermain Palu Beri Ruang Untuk Warga Rasakan Permainan Tradisional

Selain membuka ruang komunikasi antar generasi, ia juga mengatakan kegiatan ini dapat menjadikan masyarakat lebih inklusi sehingga saling mengenal dan bersilaturahmi.

"Tak hanya anak muda, ada juga generasi Milenial dan Baby Boomers," katanya.

Ia berharap pemerintah Kota Palu dapat memberikan ruang agar permainan tradisional dapat terus ada dan dirasakan oleh para warga Kota Palu.

"Ruang ini harus dijaga dan dirawat, dan perlu adanya program lewat permainan ini. Mungkin dalam bentuk pertandingan antar komunitas atau Kelurahan sehingga ini bisa meluas," pungkasnya.

Menurutnya, momentum sejarah ini perlu dirawat sebagai bentuk ruang kreativitas.

"Ini merawat permainan orang tua dulu," ucapnya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved