Minggu, 24 Mei 2026

Palu Hari Ini

Cuaca Ekstrem dan Minim Pasokan Picu Kenaikan Harga Cabai di Kota Palu

Cuaca ekstrem dan berkurangnya pasokan hasil panen disebut menjadi salah satu penyebab kenaikan harga cabai dan tomat di Kota Palu

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Lisna Ali
TribunPalu/Zulfadli
HARGA CABAI - Petani cabai, Sutejo, mengatakan perubahan cuaca dalam beberapa waktu terakhir memengaruhi pertumbuhan tanaman hortikultura, khususnya cabai dan tomat. Hal ini jadi salah satu pemicu kenaikan harga. 

TRIBUNPALU.COM - Cuaca ekstrem dan berkurangnya pasokan hasil panen disebut menjadi salah satu penyebab kenaikan harga cabai dan tomat di Kota Palu menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Hal itu disampaikan petani hortikultura di Kelurahan Tawanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Petani cabai, Sutejo, mengatakan perubahan cuaca dalam beberapa waktu terakhir memengaruhi pertumbuhan tanaman hortikultura, khususnya cabai dan tomat.

“Kalau saya lihat dari kemarin cuacanya agak ekstrem, mungkin itu salah satu penyebab harga sekarang naik,” ujar Sutejo, Minggu (24/5/2026) pagi, saat ditemui dilahan garapannya. 

Ia menilai musim panas akibat El Nino membuat sebagian tanaman mengalami gangguan pertumbuhan, terutama pada masa awal tanam.

Menurut dia, kondisi tersebut menyebabkan banyak tanaman mati sehingga petani harus melakukan penyulaman ulang.

“Salah satu kendala di petani memang cuaca, apalagi kalau pindah tanam itu cuacanya sangat panas kayak El Nino kemarin, banyak juga yang mati, disulam, pertumbuhannya juga lambat,” katanya.

Selain faktor cuaca, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha juga dinilai ikut memengaruhi kenaikan harga komoditas hortikultura.

“Karena mungkin Idul Adha juga itu salah satu penyebabnya,” jelasnya.

HARGA CABAI215
HARGA CABAI - Cuaca ekstrem menjadi salah satu penyebab kenaikan harga cabai dan tomat di Kota Palu menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan petani hortikultura di Kelurahan Tawanjuka, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Saat ini, harga cabai di tingkat petani mulai mengalami kenaikan.

Untuk cabai keriting, harga pengambilan oleh pedagang berada di kisaran Rp28 ribu hingga Rp29 ribu per kilogram.

“Teman-teman yang sudah panen itu di petani pengambilan dari pedagang main Rp28 ribu sampai Rp29 ribu per kilogram jenis cabai keriting,” ujarnya.

Sementara harga cabai rawit berada di atas Rp50 ribu per kilogram dan cabai rawit hijau di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Baca juga: Bupati Morowali Instruksikan Bantuan Alat Tangkap Nelayan Tepat Sasaran

Menurut Sutejo, kenaikan harga komoditas hortikultura dipengaruhi berkurangnya pasokan hasil panen di sejumlah wilayah.

“Kalau menurut pengalaman saya selama bertani hortikultura itu salah satu penyebab harga naik yang jelas pasokan barang kurang, jadi otomatis naik,” katanya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved