Rabu, 10 Juni 2026

Palu Hari Ini

PELNI Jamin Harga Tiket Kapal Tetap Normal Meski BBM Naik

Christian mengatakan kebutuhan BBM untuk operasional kapal diajukan PELNI kepada pemerintah setiap tahun melalui koordinasi dengan kementerian.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com
HARGA KAPAL - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu menyiapkan dua armada kapal penumpang saat puncak angkutan mudik dan balik Lebaran 2025. 

Ringkasan Berita:
  • PT PELNI memastikan penyesuaian harga BBM tidak berdampak pada tarif tiket kapal penumpang. Hingga saat ini, harga tiket masih sama seperti sebelumnya.
  • Kebutuhan BBM operasional kapal diajukan setiap tahun kepada pemerintah. Kuota yang disetujui digunakan untuk mendukung operasional kapal PELNI sepanjang tahun sehingga tarif penumpang tetap terjaga.
  • Selain mempertahankan tarif normal, PELNI juga menyiapkan diskon tiket 30 persen yang berlaku pada 20 Juni–15 Agustus 2026.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) tidak berdampak pada tarif tiket kapal penumpang di Sulawesi Tengah. 

Kepala Cabang PT PELNI Palu, Christian Moreys Nainggolan, mengatakan hingga saat ini harga tiket kapal masih tetap normal dan belum mengalami kenaikan meski terjadi penyesuaian harga BBM.

Menurutnya, tarif tiket kapal penumpang Pelni Palu masih mengacu pada skema subsidi pemerintah sehingga belum ada perubahan harga yang dibebankan kepada masyarakat.

Baca juga: Disnakertrans Sulteng Fasilitasi Penyelesaian Sertifikat Kawasan Transmigran di Sigi

“Untuk PT PELNI, terkait kenaikan ataupun penyesuaian tarif BBM yang sudah berjalan saat ini, tarif tiket masih tetap sama dengan tarif sebelumnya,” kata Christian saat ditemui di ruang kerjanya, Jl RA Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (9/6/2026).

Ia menjelaskan, operasional kapal penumpang PELNI merupakan bagian dari penugasan pemerintah yang mendapat dukungan subsidi, termasuk untuk kebutuhan bahan bakar kapal.

Karena itu, penyesuaian harga BBM yang terjadi saat ini belum berpengaruh terhadap tarif tiket yang berlaku bagi penumpang.

Christian mengatakan kebutuhan BBM untuk operasional kapal diajukan PELNI kepada pemerintah setiap tahun melalui koordinasi dengan kementerian terkait.

Dari proses tersebut, pemerintah menetapkan kuota BBM yang digunakan untuk mendukung operasional kapal-kapal PELNI sepanjang tahun.

Baca juga: Periode Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen Mulai 20 Juni 2026

“Terkait subsidi, itu menyesuaikan dengan kebutuhan operasional yang diajukan PELNI kepada pemerintah agar operasional kapal dari Januari sampai Desember dapat terpenuhi,” ujarnya.

Meski belum ada kenaikan tarif, PELNI justru menyiapkan program stimulus bagi masyarakat berupa diskon tiket kapal sebesar 30 persen.

Program tersebut akan berlaku mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026 atau bertepatan dengan periode libur sekolah.

Sebagai contoh, tarif tiket rute Pantoloan-Balikpapan yang saat ini berada di kisaran Rp154 ribu berpotensi turun menjadi sekitar Rp120 ribuan selama masa program diskon berlangsung.

Selain itu, Christian mengimbau masyarakat untuk membeli tiket lebih awal karena kuota diskon yang disediakan pemerintah terbatas.

Ia juga meminta calon penumpang membeli tiket melalui kanal resmi PELNI untuk menghindari penipuan.

Baca juga: Prediksi Skor Indonesia vs Mozambik Malam Ini: Garuda Bisa Makin Terbang Tinggi di Peringkat FIFA?

“Masyarakat kami imbau memesan tiket jauh-jauh hari dan membeli melalui kanal resmi PELNI, baik di loket maupun melalui aplikasi PELNI Mobile,” pungkasnya. (*) 

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved