Gempa Palu
Pemkot Palu Terbitkan SE Kewaspadaan Gempa Susulan, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Jalur evakuasi di lingkungan tempat tinggal juga diminta untuk dipastikan tetap dapat diakses dan digunakan apabila diperlukan.
Ringkasan Berita:
- Pemkot Palu mengimbau masyarakat menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan atau retak untuk menghindari risiko runtuhan.
- Warga juga diminta memastikan jalur evakuasi di lingkungan masing-masing tetap dapat diakses.
- Masyarakat diimbau menyiapkan perlengkapan darurat seperti dokumen penting, obat-obatan, air minum, dan kebutuhan dasar lainnya.
- Kegiatan belajar mengajar PAUD hingga SMP di Kota Palu dilaksanakan secara daring pada 17–18 Juni 2026 dan akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kota Palu mengeluarkan Surat Edaran tentang imbauan kewaspadaan terhadap gempa susulan pascagempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo terjadi pada 16 Juni 2026.
Surat edaran tersebut diterbitkan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan masyarakat di tengah potensi aktivitas gempa susulan.
Dalam surat yang ditandatangani Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi perkembangan situasi pascabencana.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Kamis 18 Juni 2026, Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu per Gram, Cek Harga Emas Terbaru
Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat masih adanya kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak guna mencegah risiko akibat runtuhan.
Jalur evakuasi di lingkungan tempat tinggal juga diminta untuk dipastikan tetap dapat diakses dan digunakan apabila diperlukan.
Pemerintah Kota Palu turut mengimbau warga menyiapkan perlengkapan darurat secukupnya, seperti dokumen penting, obat-obatan, air minum, serta kebutuhan dasar lainnya.
Masyarakat juga diminta hanya mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan pemerintah, BPBD, dan BMKG serta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Apabila menemukan kerusakan bangunan, korban, atau kondisi yang berpotensi membahayakan masyarakat, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pemerintah setempat, BPBD, aparat keamanan, maupun petugas terkait.
Baca juga: Viral Video Intel Polda DIY Diamankan Mahasiswa Karena Masuk Kampus, Polisi: Benar Itu Anggota Kami
Khusus bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana, seperti kawasan pesisir, lereng gunung, dan perbukitan, diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dan mengikuti arahan pemerintah serta BMKG terkait kondisi terkini.
Sementara itu, kegiatan belajar mengajar untuk jenjang PAUD, SD, SMP, dan sederajat diimbau dilaksanakan secara daring mulai 17 hingga 18 Juni 2026.
Kebijakan tersebut akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi pascagempa di Kota Palu.
Pemerintah Kota Palu menegaskan akan terus melakukan pemantauan, koordinasi, dan penanganan terhadap perkembangan situasi pascabencana bersama seluruh instansi terkait guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Baca juga: Gubernur Sulteng Imbau Warga Tetap Waspada Namun Tidak Panik: Gempa Susulan Mulai Melemah
"Diharapkan seluruh masyarakat dapat bekerja sama dan tetap waspada demi keselamatan bersama," demikian isi imbauan dalam surat edaran tersebut.(*)
| 703 Gempa Susulan Sausu M6,7 Tercatat di Tiga Wilayah di Sulteng, Frekuensi Mulai Menurun |
|
|---|
| Tinjau RSUD Anutapura Pascagempa, DPRD Palu Usulkan Tambah Ambulans dan Extra Bed |
|
|---|
| Bantuan Air Bersih Ditempatkan di Kamarora A dan B Sigi, Dua Desa Terdampak Gempa |
|
|---|
| Tindak Lanjuti Instruksi Gubernur, Dinas Cikasda Sulteng Pastikan Pasokan Air Bersih Korban Gempa |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Sulteng Temui Ketua PMI, Sepakat Bentuk Satgas Bantuan untuk Korban Gempa M 6,7 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/KANTOR-WALI-KOTA-PALU-2026.jpg)